TAKENGON-LintasGAYO.co : Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Takengon kembali menorehkan prestasi di tingkat nasional melalui ajang Forum Dekan Fakultas Tarbiyah dan Keguruan (FORDETAK) 2026 yang diselenggarakan oleh Universitas Islam Negeri (UIN) Antasari Banjarmasin. Kegiatan yang berlangsung pada 12–14 Agustus 2026 tersebut diikuti oleh delegasi UIN, IAIN, dan STAIN dari seluruh Indonesia.
Dalam ajang tersebut, delegasi IAIN Takengon berhasil meraih sejumlah penghargaan pada berbagai cabang lomba, mulai dari microteaching, publikasi video kreatif, pidato bahasa Arab, puisi, hingga esai kependidikan.
Pada cabang Lomba Microteaching Mahasiswa, Manda Sari berhasil meraih Terbaik 3. Sementara itu, pada Lomba Publikasi Video Kreatif Pengenalan Fakultas, IAIN Takengon meraih dua penghargaan Terbaik 1, masing-masing diraih oleh Nabila Andini secara individu serta tim yang terdiri atas Nabila Andini (PBA), Ihsan Alfahri (PBA), Zikri Syahfitra (PAI), Hilia (PGMI), dan Naula Syafitri (PGMI).
Prestasi juga diraih pada Lomba Pidato Bahasa Arab, dengan Jauhari Al Fawwaz dan Nadia masing-masing berhasil meraih Terbaik 1. Pada cabang Lomba Puisi, Fina Mawawi meraih Terbaik 2.
Sementara pada Lomba Esai Kependidikan bagi Mahasiswa, Naylatul Fitri dan Nurtasya Fanisa berhasil meraih Terbaik 3. Adapun pada kategori Lomba Esai Kependidikan bagi Dosen, Nurmalina, M.Pd meraih Terbaik 1 dan Maulidati, M.Ed meraih Terbaik 2.
Ketua Program Studi Pendidikan Bahasa Arab (PBA) IAIN Takengon, Maulidati, M.Ed., menyampaikan apresiasi atas capaian yang diraih mahasiswa dan delegasi Fakultas Tarbiyah dalam ajang tersebut khususnya mahasiswa PBA. Menurutnya, keberhasilan tersebut menjadi bukti bahwa mahasiswa IAIN Takengon memiliki kemampuan yang tidak hanya kuat dalam bidang akademik, tetapi juga dalam kreativitas dan kompetisi.
“Keberhasilan anak-anak kami mahasiswa PBA dan delegasi Fakultas Tarbiyah IAIN Takengon dalam ajang FORDETAK 2026 di UIN Antasari Banjarmasin ini sungguh membanggakan. Deretan prestasi yang diperoleh mulai dari microteaching, video kreatif, pidato bahasa Arab, puisi, hingga esai menunjukkan bahwa mahasiswa kita tidak hanya pintar secara akademik, tetapi juga memiliki daya saing dan kreativitas yang tinggi,” ujarnya.
Ia berharap capaian tersebut menjadi motivasi bagi mahasiswa untuk terus mengembangkan kemampuan dan meraih prestasi yang lebih tinggi.
Teruslah belajar, berkarya, dan jadikan momentum ini sebagai batu loncatan untuk prestasi yang lebih tinggi lagi,” katanya.
Rangkaian prestasi tersebut sekaligus memperkuat kiprah IAIN Takengon dalam kompetisi akademik dan kreativitas mahasiswa di tingkat nasional, khususnya dalam bidang pendidikan dan keguruan.
[SP]






