REDELONG-LintasGAYO.co : Anggota Jaringan Anak Syuhada Aceh (JASA), Mustaqim Azmi, menyatakan dukungan penuh kepada Tengku Sabri alias Pang Reje Bedel agar tetap memimpin Komite Peralihan Aceh (KPA) Kabupaten Bener Meriah.
Menurut Mustaqim, posisi Ketua KPA merupakan bagian dari sistem komando organisasi yang mekanisme penentuannya berada di bawah kewenangan Ketua KPA Pusat, Muzakir Manaf atau yang akrab disapa Mualem. Karena itu, ia menilai berbagai upaya untuk mengganti Pang Reje Bedel melalui mosi tidak percaya tidak sejalan dengan mekanisme yang berlaku di tubuh organisasi.
“Pemilihan Ketua KPA menggunakan sistem komando. Penentuan kepemimpinan bergantung kepada Mualem selaku Ketua KPA Pusat. Karena itu, kita harus menghormati keputusan organisasi,” kata Mustaqim dalam keterangannya.
Ia juga menilai Pang Reje Bedel memiliki rekam jejak yang jelas dalam mengonsolidasikan kekuatan politik di Bener Meriah pada pelaksanaan Pilkada Aceh lalu. Menurutnya, Kabupaten Bener Meriah berhasil menjadi salah satu lumbung suara bagi pasangan Mualem–Dek Fadh, yang menunjukkan kerja nyata kepemimpinan Pang Reje Bedel di tingkat daerah.
“Bener Meriah menjadi lumbung suara untuk pasangan Mualem–Dek Fadh. Itu membuktikan Pang Reje Bedel bekerja maksimal menggerakkan seluruh potensi yang ada untuk memenangkan pasangan tersebut,” ujarnya.
Mustaqim turut menyoroti pihak-pihak yang menggulirkan mosi tidak percaya terhadap Pang Reje Bedel. Ia berpendapat bahwa kelompok tersebut justru merupakan pihak yang sebelumnya tidak mengikuti garis komando organisasi dan tidak memberikan dukungan kepada pasangan Mualem–Dek Fadh pada Pilkada.
“Orang-orang yang membuat mosi tidak percaya itu justru mereka yang melawan komando dan tidak mendukung Mualem–Dek Fadh. Karena itu, menurut kami tidak tepat jika mereka sekarang ingin menentukan arah kepemimpinan KPA Bener Meriah,” tegasnya.
Sebagai bagian dari Jaringan Anak Syuhada Aceh (JASA), Mustaqim berharap seluruh anggota organisasi diberikan ruang untuk menyampaikan sikap dan aspirasi dalam menjaga soliditas KPA.
“Kami, anggota JASA, harus diberi ruang untuk mendukung ketua KPA yang kami anggap benar, yakni Pang Reje Bedel. Dukungan ini kami sampaikan demi menjaga kekompakan organisasi dan menghormati sistem komando yang selama ini menjadi dasar perjuangan KPA,” pungkasnya.
[FA]





