[Puisi Bahasa Gayo] Kenji Miyazawa – Jepang

oleh

Kul Naté

Serloni rupengku gelep
Bahkan aku gere nguk lesuh munéngon manuk gagak
Denganku ben ilen ari ruang bernuansa perunggu
si bengi den gelep
Muloi iséut Wre mupenilang

Sunguh, kebetapé denganku
Serloni olokdi beret i kerlang
Jadi gere néh ku uweten
Willow Xowers den sawah *[SY]*

3 Feb 1922

Kenji Miyazawa, adalah seorang novelis, penyair dan penulis sastra anak-anak Jepang dari Hanamaki, Iwate, pada akhir periode Taishō dan awal Shōwa. Ia juga dikenal sebagai guru ilmu pertanian, vegetarian, pemain cello, penganut Buddha yang taat. Ia lahir di kota Hanamaki pada 27 Agustus 1896.

Buku kumpulan puisinya yang berjudul “Haru to Shura/Musim Semi dan Iblis”) terbit pada April 1924, buku berikutnya berupa kumpulan cerita anak-anak dan dongengnya Chūmon no Ōi Ryōriten terbit pada tahun-tahun berikutnya. Miyazawa mendirikan Asosiasi Petani Rasu untuk meningkatkan kehidupan petani di Prefektur Iwate. Ia juga tertarik pada Esperanto dan menerjemahkan beberapa puisinya ke dalam bahasa tersebut.

Sejak usia dini ia mengembangkan minat pada puisi di bawah pengaruh seorang penyair lokal yang bernama Takuboku Ishikawa. Pada tahun 1918 ia menulis dalam genre tanka, dan telah menggubah dua cerita untuk anak-anak. Menempuh pendidikan di Hokke setelah membaca Sutra Teratai, Sekolah Tinggi Pertanian dan Kehutanan Morioka. Pindah ke Tokyo pada Januari 1921 dan bergabung dengan Kokuchūkai milik Tanaka Chigaku, dan kembali menulis cerita anak-anak di bawah pengaruh Nichiren Takachiyo Chiyō.

Kenji Miyazawa meninggal karena pneumonia pada 21 September 1933. Hampir tidak dikenal sebagai penyair selama hidupnya, karya Miyazawa mendapatkan reputasinya justru setelah kematiannya, dan semakin dikenal pada pertengahan tahun 1990-an pada peringatan seratus tahun kelahirannya. Sebuah museum yang didedikasikan untuk kehidupan dan karyanya dibuka pada tahun 1982 di kota kelahirannya. Banyak cerita anak-anaknya telah diadaptasi menjadi anime, yang paling terkenal adalah Night on the Galactic Railroad. Banyak puisi tanka dan puisi bebasnya, yang diterjemahkan ke dalam banyak bahasa, masih populer hingga saat ini

Puisi karya Kenji Miyazawa di atas diterjemahkan ke dalam bahasa Gayo oleh Salman Yoga S dalam rangka menduniakan Bahasa Gayo, tranformasi nilai dan pelestarian bahasa daerah melalui penerjemahan karya sastra penulis dunia ke dalam Bahasa Gayo.

[SY]

Comments

comments

No More Posts Available.

No more pages to load.