BENER MERIAH–LintasGAYO.co : Tokoh masyarakat Buntul, Kecamatan Permata, Kabupaten Bener Meriah, Tengku Hasbi Idris alias Pang Rafles mendesak pemerintah segera memperbaiki kondisi Jalan KKA yang rusak parah akibat banjir bandang. Hal itu disampaikannya kepada wartawan, Rabu (11/2/2026).
Menurut Tengku Hasbi Idris, ruas jalan KKA yang menghubungkan Desa Bale Musara dan Desa Bintang Bener dulunya menjadi kebanggaan masyarakat. Dibangun pada era Presiden Soeharto, jalan tersebut telah lama menjadi urat nadi perekonomian warga.
“Jalan ini dulu tulang punggung ekonomi rakyat. Dari sinilah hasil bumi Gayo seperti kopi dan sayur-mayur diangkut ke berbagai daerah. Sekarang kondisinya sangat memprihatinkan,” ujar Tengku Hasbi Idris.
Ia menjelaskan, banjir bandang yang terjadi pada 26 Januari 2025 telah menghancurkan sejumlah titik badan jalan, termasuk menghanyutkan gorong-gorong dan menyebabkan beberapa bagian jalan ambruk. Kondisi itu membuat pengguna jalan harus ekstra hati-hati setiap melintas.
Baru-baru ini, sebuah mobil box milik jasa pengiriman JNT dilaporkan terjatuh ke jurang karena tidak sanggup menanjak di badan jalan yang rusak. Peristiwa tersebut semakin menambah kekhawatiran masyarakat yang setiap hari bergantung pada jalur tersebut.
“Kami bertanya-tanya, kapan jalan ini diperbaiki? Masyarakat tidak butuh janji, kami butuh jalan yang aman dan layak dilalui. Ini menyangkut keselamatan dan ekonomi rakyat,” tegasnya.
Tengku Hasbi juga mengapresiasi langkah Yayasan Advokasi Rakyat Aceh (YARA) Bener Meriah yang telah mendesak pemerintah agar segera mengambil tindakan konkret. Ia berharap aspirasi tersebut segera ditindaklanjuti oleh pemerintah daerah maupun provinsi.
Jalan KKA, lanjutnya, bukan hanya jalur distribusi hasil pertanian, tetapi juga akses utama wisatawan menuju destinasi alam di Bener Meriah dan Aceh Tengah. “Kalau jalan rusak, ekonomi lumpuh dan citra daerah ikut terdampak,” pungkasnya.
[FA]






