Aktivis Minta Malik Mahmud Minta Maaf Atas Ucapannya

oleh

JAKARTA-LintasGAYO.co : Salah seorang aktivis yang kini berkiprah di nasional, Andi Gayo mendesak Tuha Peut Partai Aceh yang juga Wali Nanggroe, Malik Mahmud meminta maaf.

Hal itu, lantaran Malik Mahmud sempat menyebut orang-orang yang ingin Aceh mekar merupakan tindakan bodoh, saat rapat kerja Partai Aceh yang berlangsung di Takengon, kemarin Minggu 28 Maret 2021.

Terkait : Malik Mahmud Sebut Pemekaran Provinsi Aceh Tindakan Bodoh dan Tak Mengerti Sejarah

Pemuda asal Bener Meriah ini mengatakan, tak sepantaskan tokoh yang kini pemangku adat di Aceh berkata demikian.

“Perkataannya sangat melukai rakyat yang getol berjuang untuk pemekaran Aceh, yang semata-mata untuk kesejahteraan dan pemerataan pembangunan,” kata Andi, Senin 29 Maret 2021.

Karena menurutnya, dalam dunia demokrasi jangankan hanya menyuarakan pemekaran, untuk menyuarakan penurunan Malik Mahmud dari Aali Nanggroe merupakan hal yang wajar dan diperbolehkan Undang-Undang.

“Negara ini menjamin hak-hak rakyatnya untuk menyampaikan aspirasi. Rakyat boleh menyampaikan pendapat, baik melalui tulisan ataupun lisan,” tegasnya.

Andi juga mengatakan, kalau Malik Mahmud tak setuju dengan pemekaran itu sah-sah saja. Namun kemudian, jangan terus melontarkan kata-kata yang tak pantas, yang menambah keruh suasana.

“Mestinya sebagai orang tua, Malik Mahmud merangkul mereka, gunakan kata-kata persuasif yang menyejukkan, beri mereka nasihat dan penjelasan, sehingga enak didengar dan tidak akan menimbulkan gejolak keributan,” tandasnya.

[Radi/DM]

Comments

comments