Dalami Motif Pengeroyokan Pengelola Objek Wisata Hingga Tewas, Kapolres : Alasan Awal Tak Bisa Dibenarkan

oleh

TAKENGON-LintasGAYO.co : Kapolres Aceh Tengah, AKBP Mahmun Hari Sandy Sinurat, S.IK mengatakan, alasan awal warga yang mendatangi objek wisata Lung Gayo Indah, Toweren hingga terjadi pengeroyokan sampai pengelola objek wisata tersebut meninggal dunia tak bisa dibenarkan.

“Jadi, alasan warga yang datang ke lokasi tersebut hingga berujung pengeroyokan dan penganiayaan terhadap pengelola objek, yang katanya karena di kampung Toweren ada takziah, sementara di lokasi objek ada pengunjung yang memutar musik sambil karoke, hingga sekelompok pemuda marah, itu tidak bisa dibenarkan,” kata Sandy Sinurat, Senin 30 November 2020.

Hal itu, kata dia melihat jarak lokasi tahlilah yang berada jauh dari lokasi objek yang jaraknya lebih kurang 2 KM.

“Jadi alasan itu tak dapat dibenarkan, karena suara musiknya enggak sampai ke lokasi tahlilan, dan itu juga sudah kita periksa, warga yang berada di lokasi tahlilan, mereka tidak mendengar apapun, bahkan kejadian itu mereka juga belum dengar saat itu,” terang Kapolres.

“Untuk itu, kita akan dalami lagi kasus ini motif sebenarnya karena apa. Nanti akan kita, kita sampaikan jika kasus ini sudah terungkap secara terang benderang. Kami usahakan mengungkap secepat mungkin,” tambah Kapolres.

Biasanya kata Kapolres lagi, jika ada pihak yang terganggu dengan kedatangan orang lain, pasti dilaporkan dulu ke aparat desa setempat.

“Namun setelah kita dalami, perangkat desa juga tidak mengetahui adanya kegiatan tersebut, sampai-sampai ada sekelompok orang yang bertindak main hakim sendiri itu,” demikian Sandy Sinurat.

[Darmawan]

Comments

comments