Sempat Vakum, Pengurus Dewan Kesenian Takengon Segera Dibentuk

oleh

TAKENGON-LintasGAYO.co : Setelah beberapa tahun dianggap vakum, Dewan Kesenian Takengon (DEKATE) segera akan dibentuk kembali.

Pembentukan dan pemilihan ketua organisasi itu akan digelar dalam rangkaian acara Pakat Seniman yang akan melibatkan sanggar dan pelaku seni serta praktisi kesenian dan kebudayaan.

“InsyaAllah kita akan gelar di tanggal 14 Maret 2020,” kata Ketua Panitia Pakat Seniman, Iwan Bahagia, melalui siaran pers yang dikirimkan, Selasa (3/3/2020).

Dijelaskan, data sanggar yang telah masuk ke Dinas Pendidikan Aceh Tengah menjadi rujukan panitia untuk menetapkan peserta Pakat Seniman untuk membentuk dewan kesenian dan kebudayaan bersamaan dengan pemilihan ketua yang baru.

Meski demikian panitia juga akan membuka akan melakukan seleksi untuk seniman dan pelaku kebudayaan secara online dan offline.

“Hasil pembicaraan Stering Comitte dan Organizing Comitte yang sudah terSK kan, kita akan membuka ruang untuk seniman di Takengon yang sudah berkarya dilevel kabupaten, provinsi maupun nasional,” jelas Iwan.

Namun lanjutnya, sementara teknis dan mekanisme sedang dalam tahap pembahasan, sehingga masih membutuhkan masukan dari para pihak. Terkait jumlah peserta tergantung dengan kesiapan anggaran.

“Kita sedang menggodok mekanisme, tahapan, dan tatacara teknis pelaksanaan, namun sebagai catatan, pengurus sanggar dan para seniman sudah bisa mempersiapkan diri,” ujarnya.

Sementara itu pihaknya dalam waktu dekat akan mempublikasikan pendaftaran online untuk calon peserta, agar dapat menjaring para pelaku seni atau sanggar yang belum terdaftar tetapi aktif dalam pengembangan kesenian dan kebudayaan di Takengon, Aceh Tengah.

“Kita akan melakukan screening peserta calon peserta dengan syarat dan ketentuan yang berlaku,” ungkapnya.

Pakat Seniman yang akan digelar di Takengon, Aceh Tengah tambah Iwan, bertujuan untuk mendorong geliat kesenian dan kebudayaan dengan melibatkan partisipasi pelaku kesenian untuk memajukan kebudayaan di daerah penghasil kopi arabika ini.

Pemajuan kebudayaan sesuai dengan amanah Undang-undang Nomor 5 Tahun 2017, dengan melibatkan pemerintah dan pekerja kesenian dan kebudayaan.

“Semangat pemajuan kebudayaan itu mendorong kita untuk bersama-sama memberikan kontribusi positif langsung dengan menggelar Pakat Seniman,” pungkas Iwan.

[SP]

Comments

comments

No More Posts Available.

No more pages to load.