Redelong-LintasGayo.co: Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Pertanian Universitas Gajah Putih (UGP) gelar kegiatan Basic Training of Agriculture dengan tema “Pertanian adalah nafas kehidupam masyarakat Gayo”, di Balai Pusat Penyuluhan Pertanian Kecamatan, Tenge Besi Kabupaten Bener Meriah.
Basic training ini merupakan pembekalan dan pelatihan sekaligus pengenalan berbagai sektor pertanian baik meliputi keilmuan agroteknologi, agriculture, peternakam dan perairan, namun lebih difokuskan kepada kopi.
“Selain materi dalam kegiatan ini langsung diadakan peraktek lapang, untuk mendekatkan mahasiswa langsung kepada objek, bukan hanya sekedar teori,” kata Mauzan Kuara ketua BEM Pertanian UGP kepada LintasGayo.co 31 Desember 2016.
Selain kopi, komoditi yang perlu disorot saat ini adalah jernang, komoditi ini juga sangat mungkin dikembangkan sebagai sumber pendapatan petani, sebab tumbuhan hutan ini memiliki prospek yang cukup baik secara ekonomi dan juga dapat tumbuh dengan baik di Bener Meriah juga di Aceh Tengah.
“Kita coba melirik jernang sebagai salah satu komoditi yang mungkin bisa dikembangkan, karena memiliki prospek yang baik secara ekonomi,” katanya.
Kegiatan ni merupakan kegiatan wajib yang diselenggarakan BEM fakultas Pertanian UGP setiap tahun, dimana setiap mahasiswa baru diwajibkan mengikuti kegiatan Basic Training of Agriculture ini, dengan tujuan mendekatkan mahasiswa pada dunia pertanian dan memiliki jiwa yang militan terhadap dunia pertanian.
“Harapan kami melalui kegiatan ini akan tertanam rasa bangga jadi petani, dan mahasiswa tidaka melihat petani sebagai pekerjaan yang hina, sebaliknya pekerjaan yang mulia dan bergengsi,” harapnya
Peserta kegiatan ini berjumlah 38 orang, terdiri dari 21 mahasiswi dan 17 orang mahasiswa, kegiatan berlangsung mulai 31 Desember 2016 hingga 1 Januari 2017.
(Feri Yanto)





