Pernah Tinggal di Takengon, Ini Komentar Ketua DPRK Banda Aceh Soal Agro Bisnis

oleh
Arif Fhadillah (kiri) dengan sesama anggota DPRK Banda Aceh Aiyub Bukhari di ARB Coffee, Takengon.
Arif Fhadillah (kiri) dengan sesama anggota DPRK Banda Aceh Aiyub Bukhari.
Arif Fhadillah (kiri) dengan sesama anggota DPRK Banda Aceh Aiyub Bukhari.

Takengon-LintasGayo.co: Ternyata Ketua DPR Kota Banda Aceh Arif Fhadillah pernah tinggal di Takengon selama dua tahun, disana dia mengaku ikut membuka jalan transmigrasi Atu Lintang hingga ke Jagong Jeget samasa Aceh Tengah dipimpin Mustafa M Tamy.

“Lebih kurang dua tahun saya di Sana, jadi ya tahulah daerah ini,” kata Arif Fhadillah saat berkunjung ke Takengon bersama tim Safari Ramadhan DPD Demokrat Aceh, Jum’at 1 Juli 2016 lalu.

Katanya, Takengon cukup kaya sebagai daerah agrobisnis yang dapat memenuhi kebutuhan sayur dan buah untuk Aceh, dan jangan lagi dibawa dari Medan, Sumatera Utara.

“Saya yakin daerah Gayo ini sanggup menenuhi kebutuhan pasar untuk sayur dan buah,” ujar Arif.

Untuk itu, dirinya mensarankan Gubernur Aceh memberi perhatian besar kepada wilayah Gayo, mengingat potensinya yang kaya.

“Harusnya gubernur dapat segera membuka pasar, dan memanfaatkan dana otsus untuk menjadikan Gayo sebagai daerah pertaniah yang menghasilkan cukup banyak potensi agro bisnis,” ujarnya.

Sekarang-lanjut Arif-aikon Gayo dibidang perkebunan bukan hanya “kopi gayo”, di Banda Aceh saat ini juga populer “Tebu Gayo”, dan populeritas tebu kini sudah menyebar di seluruh Aceh.

“Masih banyak tanaman khas lainnya seperti Alpokat, jeruk, nenas, kesemah, dan lain-lain, begitu juga untuk sayurannya,” kata Arif. (tarina)

Comments

comments

No More Posts Available.

No more pages to load.