Blangkejeren-LintasGayo.co: Pemkab Gayo Lues yang menjadi panitia Tari Saman Massal memastikan penari Saman berasal dari lintas generasi dari kabupaten tersebut. 5005 orang itu berasal siswa SMP, MTs, SMA, SMK, mahasiswa, dan masyarakat umum.
“Ini bukti kecintaan masyarakat Gayo pada Tari Saman,” kata humas pemkab Gayo Lues Syafruddin saat dihubungi LintasGayo.co di Gayo Lues, Selasa (11/11/2014).
Di Gayo Lues tarian saman sudah menjadi tarian masyarakat yang dimainkan oleh seluruh masyarakatnya, dan sangat dipahami, Saman di gayo lues tidak dimainkan oleh perempuan, tetapi seluruhnya laki-laki. Perempuan di Gayo Lues mendampingi tari Saman pada selingan dengan tarian bernama “Bines”.
“Persiapan penari sudah matang, dan ada jadwal latihannya setiap hari hingga nanti tanggal pelaksanaan,” kata Syafruddin.
Persiapan acara Saman Massal 5005 penari menjadi perhatian khusus seluruh masyarakat Gayo Lues, termasuk Bupati Ibnu Hasim yang secara konstan memantau persiapan yang dilakukan panitia. (tarina)





