Blangkejeren-LintasGayo.co : Masyarakat Kabupaten Gayo Lues yang hendak menuju Banda Aceh terpaksa melalui Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) dan Aceh Timur sebagai lintasan, kedua jalan itu dinilai lebih hemat biaya daripada melalui jalur Tangsaran ke Aceh Tengah yang tertimpa longsor yang belum rampung penanganannya.
“Jalan Blangkejeren menuju Abdya masih belum bagus, tetapi sudah bisa dilintasi dengan berhati-hati, begitu juga dengan jalan Blangkejeren menuju Aceh Timur, di tengah hutan masih banyak jalan yang mengalami rusak parah, serta jembatan yang belum permanen,” kata M.Ridwan warga Blangkejeren Jum’at (10/10)
Dikatakan, warga Gayo Lues melintasi jalan itu karena terpaksa, meski belum selesai dikerjakan oleh Pemerintah Aceh, tapi harus dilewati juga, sebab jika kota Medan menuju Banda Aceh, perjalanan sangat jauh, dan lebih banyak menghabiskan biaya.
Jika masyarakat Gayo Lues kota Medan untuk sampai ke Banda Aceh, menurut M.Ridwan waktu yang dibutuhkan mencapai satu hari satu malam, karena dari Blangkejeren menuju Medan satu malam, dan dari Medan ke Banda Aceh juga satu malam.
“Melalui Abdya atau Aceh Timur, waktu yang dibutuhkan hanya sekitar satu hari lebih, walau perjalanannya tidak boleh dilakukan malam hari, melewati hutan dan pegunungan tidak memungkinkan di malam hari,” ucapnya.
M.Ridwan berharap kepada Gubenur dan Wakil Gubenur Aceh agar dapat menganggarkan banyak dana di tahun 2015 mendatang supaya jalan lintas Blangkejeren-Abdya dan Aceh Timur bisa dirampungkan sehingga pengaspalan jalan dan pembangunan jembatan permanen bisa dipercepat membuka keterisoliran warga Gayo Lues. (Anuar Syahadat)






