Loyang Ujung Karang sudah steril dari data Arkeologis

oleh
Wisatawan manca negara saat berada di Loyang Ujung Karang beberapa waktu lalu. (LGco-ist)
Kerangka manusia pra sejarah di Loyang Ujung Karang Kecamatan Kebayakan Aceh Tengah. (LGco_d'aKa)
Kerangka manusia pra sejarah di Loyang Ujung Karang Kecamatan Kebayakan Aceh Tengah. (LGco_d’aKa)

Takengon-LintasGayo.co : Tim peneliti Arkeologis dari Balai Arkeologi (Balar) Medan Sumatera Utara mengakhiri masa penelitiannya, Sabtu 19 Juli 2014 setelah lebih sepekan ini melakukan penelitian di Loyang Ujung Karang dan Loyang Mendale Kecamatan Lut Tawar Kabupaten Aceh Tengah.

Ketua Tim Peneliti, Ketut Wiradnyana kepada LintasGayo.co menyatakan tidak banyak perkembangan dalam penelitian mereka kali ini melakukan pendalaman penggalian di kotak gali yang terdahulu, tidak menambah kotak gali. Pun demikian, mereka masih menemukan sejumlah benda berupa serpihan tulang hewan dan pecahan gerabah.

“Kami hanya memperdalam kotak gali yang sudah ada, tidak membuka kotak gali yang baru,” kata Ketut.

Tujuannya, kata dia adalah untuk memastikan tidak ada lagi bukti-bukti kehidupan pra sejarah di kotak-kotak gali tersebut.

“Di Loyang Ujung Karang sudah steril, artinya sudah tidak ada lagi ditemukan apa-apa walau penggalian sudah diperdalam, kecuali jika dibuka kotak gali yang baru, kemungkinan masih ada sesuatu,” ujar Ketut didampingi rekannya Taufikurrahman Setiawan.

Untuk kelanjutan penelitian, diungkapkan pihaknya akan kembali melakukan penelitian tahun 2015 mendatang dan akan fokus di Loyang Mendale dengan membuka kotak kali yang baru. (Kha A Zaghlul)

Comments

comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *