Iken Pedih ikan termahal

oleh
Iken Pedih yang dibudidayakan di Keramba Jaring Apung Danau Lut Tawar

Takengon-LintasGayo.co : Iken Pedih (Tor sp), di Gayo dikenal sebagai jenis ikan yang sangat istimewa, karena jenis ikan ini selain memiliki cita rasa yang lezat, iken pedih tergolong ikan yang sulit didapatkan dan tidak setiap saat ada dipasaran, kendatipun nelayan sering memburu jenis-jenis ikan ini di perairan umum di wilayah Aceh Tengah seperti Danau Lut Tawar dan sungai-sungai lainnya, itupun biasanya iken Pedih yang didapat berasal dari daerah pedalaman yang memiliki sungai yang masih tergolong perawan.

Maka tidak heran, iken Pedih ini dijual dengan harga yang lumayan tinggi, karena sebagian besar masyarakat Gayo sangat menggemari mengkonsumsi iken Pedih ini. Dan konon menurut cerita masyarakat Gayo, bahwa dahulunya yang berhak mengkonsumsi iken Pedih ini hanyalah orang-orang tertentu saja seperti para raja dan tokoh pemuka adat. Iken Pedih juga merupakan sebuah simbol kebangsawanan atau simbol kesejahteraan dalam kehidupan sosial masyarakat.

“Mungkin karena keistimewaan itulah ikan ini dinamai dengan iken pedih yang berarti ikan yang sebenarnya atau benar-benar ikan dengan kata lain rajanya ikan”, demikian keterangan kebayakan masyarakat Gayo di Aceh Tengah ketika ditanya tentang apa itu Iken Pedih.

Ternyata Iken Pedih merupakan ikan termahal di Indonesia untuk jenis ikan konsumsi air tawar, demikian pengakuan Sidi Asih seorang peneliti ahli sekaligus praktisi serta konsultan dibidang budidaya ikan Tor dari Balai Penelitian dan Pengembangan Budidaya Air Tawar (BPPBAT) Sempur-Bogor, di kesempatan ramah tamah usai acara pembukaan Bimtek Budidaya ikan Pedih dan acara buka puasa bersama di hotel Linge Land Takengon pada Rabu, (02/07/2014).

Lebih lanjut beliau mengatakan, harga ikan Tor di Jawa Tengah saja bisa mencapai Rp.650.000 per kilogramnya.

Jadi membudidayakan jenis ikan Tor atau iken Pedih ini merupakan prospek usaha yang menjanjikan di sektor perikanan. Selain menguntungkan, membudidayakan ikan pedih juga membantu mengurangi kegiatan penangkapan ikan di perairan alami, sehingga kelestarian jenis dan genetik ikan pedih dialam dapat terjaga, dimana wilayah Aceh Tengah cukup kaya akan jenis-jenis ikan Tor ini. (Munawardi)

Comments

comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *