Dinilai Benturkan Rakyat, Pernyataan Bupati Shabela Terkait Polemik Sampah Sangat Berbahaya!

oleh

TAKENGON-LintasGAYO.co : Bupati Aceh Tengah, Shabela Abubakar akhirnya mengeluarkan statement terkait polemik sampah yang menumpuk di pusat Kota Takengon dalam sepekan terakhir.

Tumpukan sampah ini kata Shabela lantaran adanya penolakan terhadap truk pengangkut sampah menuju ke TPA Uwer Tetemi.

Kondisi ini diperparah lagi dengan penolakan masyarakat Kung Pegasing dan Paya Nahu terkait parkirnya truk sampah lantaran tidak bisa membuang ke TPA.

Bupati Shabela pun akhirnya berinisiatif memarkir truk sampah tersebut di halaman belakang rumah pribadinya di kawasan Paya Tumpi.

Baca selengkapnya pernyataan Bupati Shabela disini : Terkait Sampah Di Takengon, Ini Kata Bupati Aceh Tengah

Zam-Zam Mubarak

Terkait penyataan tersebut pemerhati lingkungan Aceh Tengah, Zam-Zam Mubarak beranggapan bahwa pernyataan Bupati tersebut sudah terbilang telat.

“Masalah ini sudah lebih sepekan, namun bupati baru mengeluarkan statemen hari ini,” kata Zam-Zam, Senin 13 Januari 2019.

Lebih dari itu, Zam-Zam menilai pernyataan Bupati Shabela terlalu berlebihan dan mengundang persepsi negatif bagi masyarakat.

“Kenapa rakyat yang dibenturkan atas persoalan ini. Statement Bupati berpotensi mengadu domba rakyat dengan petugas. Jika ingin menghargai petugas naikkan gajinya, jangan malah dibenturkan dengan masyarakat, ini berbahaya,” tegas Zam-Zam.

Sebenarnya kata Zam-Zam lagi, masyarakat bukan tidak peduli terhadap sampah. Namun, ia menilai pola kelola sampah oleh Dinas Kebersihan tidak mencerminkan pola pengolahan yang baik.

“Kita lihat saja, selama ini polanya tumpuk di TPS lalu antar ke TPA. Lama kelamaan, TPA pasti penuh lah. Coba buat sistem terpadu, rakyat pasti dukung. Tidak perlu dibentur-benturkan seperti ini,” ujarnya.

Ditambahkan lagi, polemik sampah yang sudah terjadi dua kali ini menandakan bukti bahwa kinerja Kadis Kebersihan sudah sangat layak untuk dievaluasi.

“Di dua masalah tersebut, Kadisnya masih sama. Untuk apa dipertahankan jika tidak memiliki kinerja yang baik. Copot, ganti dengan yang lebih baik,” demikian Zam-Zam Mubarak.

[Darmawan Masri]

Comments

comments