Soal Proyek Multi Years, Ketua DPRK Bener Meriah Dituding Bermain di Ruang Abu-Abu

oleh

REDELONG-LintasGAYO.co : Setelah menuai kritik soal sikap Ketua DPRK Bener Meriah yang diam terkait dengan proyek pembangunan multi years di Kabupaten Bener Meriah, belakangan muncul klarifikasi dukungan beliau terhadap program tersebut.

“Walaupun sangat telat, tapi kita apresiasi langkah beliau dalam memberi dukungan program tersebut, ke depan tentu harus jelas dulu soal sikap menolak atau menerima,” tegas Direktur Ramung Institute, Waladan Yoga, Rabu 16 September 2020.

Menurutnya, sebagai pimpinan Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten Bener Meriah, seorang Ketua tidak boleh bersikap abu abu. “Kalau mendukung katakan mendukung sejak awal, ini bukti keberpihakan kepada rakyat, karena rakyat butuh keberpihakan pembangunan,” kata Waladan.

Katanya lagi, kebutuhan pembangunan sangat mendesak untuk membuka ruang keterisoliran diwilayah Kabupaten Bener Meriah. Dan kata dia, agak sulit terbangun berkelanjutan jika Ketua DPRK yang berdiri sebagai lembaga perwakilan tidak bersikap tegas.

“Saya kira kapasitas beliau sebagai ketua DPRK harus selaras dengan kehendak pembangunan, jika mengandalkan APBK Bener Meriah saja, tentu tidak akan sanggup membiayai pembangunan yang sangat monumental ini, ini programnya sudah ada tinggal disupport saja,” ungkapnya.

“Ke depan kita juga berharap Ketua DPRK Bener Meriah harus selalu berkomunikasi di ruang putih atau hitam tidak berada di ruang abu-abu, saya kira kapasitas beliau jika terus terusan berada di ruang komunikasi abu-abu tidak akan baik bagi beliau sendiri dan tidak akan baik bagi Bener Meriah,” demkian kata Waladan.

[Darmawan]


Ikuti channel kami, jangan lupa subscribe :

Comments

comments