PERMATA UIN Ar-Raniry, HIMAGA, dan PEMAGAB Salurkan Bantuan untuk Korban Kebakaran Jagong Jeget

oleh

TAKENGON-LintasGAYO.co : Kepedulian terhadap korban musibah kebakaran di Kampung Jeget Ayu, Kecamatan Jagong Jeget, Kabupaten Aceh Tengah, terus mengalir.

Kali ini, tiga paguyuban mahasiswa asal dataran tinggi Gayo, yakni Persatuan Mahasiswa Aceh Tengah (PERMATA) UIN Ar-Raniry, Himpunan Mahasiswa Gayo (HIMAGA), dan Persatuan Mahasiswa Gayo Bireuen (PEMAGAB), berkolaborasi menggalang dan menyalurkan bantuan bagi masyarakat terdampak.

Kegiatan tersebut menjadi wujud solidaritas mahasiswa perantauan sekaligus kepedulian terhadap sesama masyarakat Gayo yang tengah menghadapi dampak sosial dan kemanusiaan akibat musibah kebakaran.

Kegiatan dilaksanakan dalam dua tahap. Tahap pertama berupa penggalangan dana selama dua hari, Rabu–Kamis (12–13 Agustus 2026). Para mahasiswa yang tergabung dalam ketiga paguyuban menghimpun donasi dari masyarakat Aceh Tengah dan Bener Meriah, baik secara langsung maupun melalui media sosial.

Dari aksi tersebut berhasil terkumpul donasi sebesar Rp15.850.000 (lima belas juta delapan ratus lima puluh ribu rupiah). Seluruh dana tersebut kemudian disalurkan sepenuhnya kepada para korban kebakaran.

Tahap kedua dilaksanakan pada Jumat (14 Agustus 2026), dengan menyerahkan bantuan secara langsung kepada masyarakat terdampak di lokasi kebakaran Kampung Jeget Ayu.

Selain bantuan berupa dana, masyarakat Aceh Tengah dan Bener Meriah juga turut memberikan pakaian layak pakai serta makanan ringan. Bantuan tersebut disalurkan bersamaan dengan kegiatan trauma healing bagi anak-anak korban kebakaran.

Kegiatan trauma healing dilakukan melalui pendampingan psikososial dengan permainan edukatif dan interaktif. Kegiatan ini diharapkan dapat membantu anak-anak mengurangi rasa takut dan trauma serta perlahan memulihkan kondisi psikologis mereka setelah mengalami musibah.

Seluruh rangkaian kegiatan terlaksana melalui kerja sama solid antara PERMATA UIN Ar-Raniry, HIMAGA, dan PEMAGAB. Kolaborasi tersebut menjadi bukti bahwa mahasiswa perantauan tidak hanya menjadi bagian dari komunitas akademik, tetapi juga dapat mengambil peran dalam merespons persoalan kemanusiaan di tengah masyarakat.

Ketua Umum PERMATA UIN Ar-Raniry, Aula Eswin, mengatakan kegiatan sosial semacam ini diharapkan dapat terus dilanjutkan dan menjadi contoh kolaborasi positif antar-paguyuban mahasiswa daerah.

“Semoga kegiatan sosial semacam ini dapat terus berlanjut dan menjadi contoh kolaborasi positif antar-paguyuban mahasiswa daerah dalam merespons berbagai persoalan kemanusiaan di masa mendatang,” ujar Aula.

Menurutnya, musibah yang dialami masyarakat Jeget Ayu bukan hanya menjadi keprihatinan masyarakat setempat, tetapi juga panggilan bagi seluruh elemen masyarakat, termasuk mahasiswa, untuk hadir memberikan dukungan.

Kolaborasi tiga paguyuban tersebut sekaligus memperlihatkan bahwa semangat kebersamaan dan kepedulian sosial dapat tumbuh kuat di kalangan mahasiswa perantauan. Dari ruang-ruang kampus, kepedulian itu kemudian diwujudkan dalam aksi nyata untuk membantu masyarakat yang sedang bangkit dari musibah.

[Mahbub Fauzie]

Comments

comments

No More Posts Available.

No more pages to load.