Oleh : Prof. Dr. Ridwan Nurdin,MCL (Rektor IAIN Takengon)
Bulan Ramadhan sebagai bulan ibadah karena kewajiban melaksanakan puasa sebulan penuh. Karakternya berbeda dengan lain karena langsung berdampak kepada fisik dan mempengaruhi jiwa. Rasa lapar dan dahaga membuat fisik berbeda. Capek, lemah dan ngantuk bawaan bagi orang yang berpuasa.
Akibatnya muncul rasa tentang bagaimana yang diwarnai dengan kelaparan, haus dan dahaga. Peliknya penderitaan terjadi karena prilaku orang. Peperangan, kekacauan atau huru hara, pencurian. iseng dan lainnya. Disadari mau pun tidak membawa kepada kesengsaraan
Artinya, bila prilaku di atas masih eksis dalam kehidupan manusia, tentu, penderitaan tidak akan sirna. Madrasah Ramadhan diharapkan dapat memberi pengaruh yang signifikan untuk perubahan diri dari hamba yang zhalim menuju Mutaqqien. Artinya, Ramadhan sebagai bulan pendidikan memberikan pengaruh bagi pribadi-pribadi menjadi hamba yang berubah.
Selain berpuasa, dalam bulan Ramadhan juga diturunkan al Quran. Ayat pertama turun adalah perintah membaca. Karena membaca adalah kunci ilmu. Barang siapa yang menghendaki dunia dengan ilmu dan barang siapa yang menghendaki akhirat dengan ilmu serta bila menghendaki keduanya dengan ilmu.
Perintah membaca sebagai kunci untuk mendapatkan pengetahuan telah terlihat pada masa sekarang. Kemajuan hanya dapat dicapai dengan pengetahuan. Bila suatu masyarakat ingin maju maka membaca harus menjadi budaya sehingga pondasi kemajuan telah terbina.
Ramadhan sebagai bulan al Quran diturunkan seyogyanya semakin intens membacanya dan semakin meningkat bukan malah sebaliknya. Motivasi al Quran untuk kemajuan suatu Bangsa telah menyejarah:
Baghdad pernah menjadi pusat peradaban yang melahirkan banyak tokoh dan karya sebelum dihancurkan oleh Hulako Khan. Persia dikenal memiliki peradaban yang kaya, setelah kedatangan Islam ke bumi persia, peradaban persia semakin mendalam dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan tekhnologi. Banyak ilmuwan muslim berasal dari persia, sebagai contoh, Imam Hadis; Imam,Bukhari dari Bukhara Uzbekistan, Imam Muslim An Naisaburi Iran, Imam Abu Daud As Sijistani, Imam Turmuzi dari Tarmuz dan banyak lagi ilmuwan lainnya dari berbagai bidang dan keahlian. Mesir juga dikenal dengan peradabannya; arsitektur, politik dan lainnya. juga sampaikan saat ini Universitas al Azhar adalah benteng kaum sunni dengan melahirkan para ulama dengan karya mereka yang mumpuni.
Kerajaan Islam di India Kesultanan Delhi (1206–1526 M) dan Mughal (1526–1857 M) telah memainkan peranan penting bagi melahirkan peradaban yang maju; warisan arsitektur dengan Taj Mahalnya, kain, kertas dan perobatan sampai sekarang dirasakan dominasinya.
Sedangkan di China Kerajaan Islam seperti Dinasti Yuan (1271-1368), Dinasti Tang (618-907). Dinasti Ming (1368-1644 M), telah memberikan kontribusi dan pengaruh Islam yang dirasakan pada arsitektur, pembangunan rumah sakit, kalighrafi, perobatan, kain, kertas dan sebagainya.
Karena itu dekatkanlah diri dengan mengaji dan mengkaji sehingga muncul masyarakat yang berperadaban maju. arsitektur, astronomi, kedokteran, militer, dan kuliner.
Pada masa kini dengan kemudahan tekhnologi maka seharusnya kemajuan dapatb diraih lebih cepat. Tentu dengan motivasi al Quran di Bulan Ramadhan menyadarkan kita bahwa kemajuan itu dapat dicapai dengan membaca. []







