TAKENGON-LintasGAYO.co : Kepedulian terhadap sesama kembali ditunjukkan oleh komunitas relawan REMPAK (Relawan Pemuda 4 Kampung Arul Kumer) melalui kegiatan distribusi bantuan logistik, psikososial, dan medis di Kemukiman Wih Dusun Jamat, Kecamatan Linge, Kabupaten Aceh Tengah.
Kegiatan tersebut dilaksanakan selama dua hari, Sabtu dan Minggu, 14–15 Februari 2026, dengan menyasar empat desa, yakni Reje Payung, Jamat, Delung Sekinel, dan Kute Reje.
Kegiatan sosial ini difokuskan pada pendistribusian bantuan logistik, paket Ramadan, pakaian layak pakai, serta berbagai donasi lainnya guna membantu pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat.
Selain itu, REMPAK juga menghadirkan layanan dan kegiatan psikososial yang bertujuan memperkuat semangat serta pemulihan kondisi sosial masyarakat.
Ketua Pelaksana kegiatan, Marza H. Munthe, M.Pd, menyampaikan bahwa aksi kemanusiaan ini merupakan bentuk nyata solidaritas pemuda terhadap masyarakat.
“Kami hadir bukan hanya untuk menyalurkan bantuan logistik, tetapi juga untuk berbagi semangat, kebahagiaan, dan harapan. REMPAK percaya bahwa kepedulian adalah fondasi utama dalam membangun kekuatan sosial masyarakat,” ujar Marza.
Koordinator Lapangan, Hidayatun Nahar, SH, menambahkan bahwa kegiatan ini melibatkan sinergi lintas elemen pemuda dari empat kampung Arul Kumer yang bekerja secara gotong royong.
“Alhamdulillah dengan antusias dari pemuda Arul Kumer serta dukungan dari empat Reje Kampung Arul Kumer menjadikan kegiatan ini sebagai pergerakan positif yang menjadi contoh bagi generasi muda lainnya, relawan yang mengikuti kegiatan ini berjumlah 45 orang pemuda, dengan mengangkut 3 mobil logistik dan mobilisasi 15 kendaraan motor trail,” jelasnya.
Sementara itu, Reje Kampung (Kepala Desa) Reje Payung, Sejahtera, S.Pd, mengapresiasi langkah para relawan yang telah memberikan perhatian dan dukungan nyata kepada warganya.
“Kami sangat berterima kasih atas kehadiran REMPAK. Bantuan ini sangat berarti bagi masyarakat kami, terlebih dengan adanya kegiatan hiburan dan edukatif yang mampu menguatkan kebersamaan,” ungkapnya.
Dalam kegiatan tersebut, masyarakat juga mengikuti berbagai aktivitas psikososial seperti pertunjukan Didong Gayo yang dibawakan oleh Grup REMPAK Arul Kumer dan Grup Reje Payung, senam pagi bersama, ice breaking, games trauma healing untuk anak-anak, layanan potong rambut gratis oleh barberman berpengalaman, hingga pelatihan bela diri Tapak Suci Muhammadiyah.
Suasana hangat dan penuh kebersamaan terasa sepanjang kegiatan berlangsung. Anak-anak tampak antusias mengikuti permainan dan kegiatan seni, sementara para orang tua menyambut bantuan yang diberikan dengan penuh rasa syukur.
Melalui kegiatan ini, REMPAK berharap dapat terus menjadi wadah penggerak solidaritas pemuda dan mitra strategis masyarakat dalam berbagai aksi sosial kemanusiaan di masa mendatang.
[Irwandi]






