TAKENGON-LintasGAYO.co : Wakil Bupati Aceh Tengah, Muchsin Hasan, MSP menyampaikan permintaan maaf secara terbuka kepada seluruh insan pers, khususnya wartawan media lokal di Aceh Tengah, atas pernyataan yang disampaikannya pada awal Desember 2025 lalu di sekitar Posko Utama Penanganan Pascabencana Kompleks Sekretariat Daerah Kabupaten Aceh Tengah.
Muchsin Hasan menegaskan bahwa pernyataan tersebut tidak dimaksudkan untuk merendahkan, mendiskreditkan, maupun membeda-bedakan peran media, baik media lokal maupun media nasional. Namun demikian, ia menyadari bahwa pernyataannya telah menimbulkan persepsi dan ketersinggungan di kalangan jurnalis.
“Saya secara pribadi dan atas nama Wakil Bupati Aceh Tengah menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya kepada seluruh insan pers, khususnya wartawan media lokal Aceh Tengah. Pernyataan yang saya sampaikan saat itu tidak tepat dan tidak seharusnya disampaikan,” ujar Muchsin Hasan melalui Kabag Prokopim Setdakab Aceh Tengah Rahmat Hidayat, Senin (19/01/2026).
Ia mengakui bahwa media lokal memiliki peran yang sangat penting dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat, terutama dalam situasi darurat dan pascabencana.
Media lokal juga menjadi mitra strategis pemerintah daerah dalam memastikan informasi yang akurat, berimbang, dan cepat sampai kepada publik.
“Pemerintah Kabupaten Aceh Tengah menghormati dan menjunjung tinggi kebebasan pers sebagaimana diatur dalam Undang-Undang. Tidak ada niat sedikit pun dari saya untuk melemahkan atau mengabaikan peran media lokal,” tegasnya.
Muchsin Hasan juga menyampaikan komitmennya untuk memperbaiki komunikasi dan memperkuat sinergi antara Pemerintah Kabupaten Aceh Tengah dengan seluruh insan pers, tanpa membedakan latar belakang media.
“Ke depan, saya berkomitmen untuk membangun hubungan yang lebih baik, terbuka, dan saling menghargai dengan seluruh wartawan. Kritik, masukan, dan kontrol dari pers adalah bagian penting dalam penyelenggaraan pemerintahan yang transparan dan akuntabel,” sambungnya.
Ia berharap permintaan maaf ini dapat diterima dengan baik serta menjadi momentum untuk memperkuat kerja sama antara pemerintah daerah dan insan pers demi kepentingan masyarakat dan pembangunan daerah.
[SP]





