Krisis Air Bersih Pasca Bencana, Warga Kampung Linge Butuh Uluran Tangan

oleh

TAKENGON-LintasGAYO.co : Bencana hidrometeorologi yang melanda Aceh dan Sumatera pada akhir November 2025 lalu masih menyisakan penderitaan bagi masyarakat di sejumlah wilayah. Salah satu dampak paling dirasakan adalah rusaknya sarana air bersih, yang hingga kini belum sepenuhnya pulih.

Kondisi tersebut dialami warga Kampung Linge, Kemukiman Wihni, Dusun Jamat, Kecamatan Linge, Kabupaten Aceh Tengah. Saluran air bersih yang selama ini menjadi sumber utama kebutuhan masyarakat dilaporkan rusak parah akibat terjangan bencana.

Akibatnya, warga kini kesulitan memperoleh air bersih dan terpaksa mengambil air langsung dari sungai. Ironisnya, kondisi air sungai saat ini keruh dan tidak layak untuk kebutuhan sehari-hari, termasuk untuk memasak dan konsumsi.

Sekretaris Desa (Banta) Kampung Linge, M. Saleh Adong Linge, menyampaikan kondisi tersebut dalam laporannya pada Rabu (14/1/2026).

“Kami masyarakat Linge saat ini sangat kesulitan air bersih. Warga terpaksa mengambil air ke sungai, sementara kondisi airnya keruh. Kami sangat berharap ada bantuan untuk mengatasi kesulitan ini,” ujarnya.

Ia menjelaskan, untuk memulihkan kembali distribusi air bersih ke rumah-rumah warga, masyarakat membutuhkan bantuan berupa selang air sepanjang sekitar 550 meter dengan ukuran 2,5 inci, serta pembangunan satu unit bak penampung air.

Menurutnya, ketersediaan air bersih merupakan kebutuhan mendesak yang berpengaruh langsung terhadap kesehatan dan kelangsungan hidup masyarakat pascabencana. Oleh karena itu, pihak desa berharap adanya perhatian dan kepedulian dari pemerintah, lembaga kemanusiaan, serta para dermawan.

Sebagai bagian dari laporan, pemerintah kampung juga melampirkan foto kondisi saluran air sebelum dan sesudah rusak, yang memperlihatkan tingkat kerusakan cukup parah akibat bencana hidrometeorologi.

Pemulihan sarana air bersih di Kampung Linge diharapkan dapat segera direalisasikan, agar warga tidak lagi bergantung pada air sungai yang berisiko terhadap kesehatan.

[Mahbub Fauzie]

Comments

comments

No More Posts Available.

No more pages to load.