Infaq Rp. 1.000, Dari Aceh Tengah Untuk Umat

oleh

TAKENGON-LintasGAYO.co : Program Infaq Rp. 1000 yang dicanangkan tepat dua tahun lalu oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Aceh Tengah, H Saidi B, SAg MA kini sudah membuahkan hasil dan dirasakan manfaatnya.

Bukan saja oleh kalangan internal, baik itu madrasah maupun KUA kecamatan, namun perhimpunan dana infaq Rp. 1000 ini juga mengalir kepada masyarakat umum baik di Aceh Tengah maupun daerah lain yang ada di Aceh, bahkan sampai ke Papua.

Gerakan infak Rp. 1.000 ini merupakan program yang diselenggarakan pada satuan kerja masing-masing. Setiap ASN baik itu PNS maupun pramubakti yang jumlahnya ribuan dianjurkan untuk menginfakkan penghasilannya sejumlah Rp.1.000 per hari melalui kotak amal yang disediakan secara khusus di kantor masing-masing.

Menurut Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Aceh Tengah H Saidi B, SAg MA program ini hadir atas dasar keinginan untuk mengimplementasikan nilai ikhlas beramal dalam tindakan nyata.

“Dulu saat lahirnya Departemen Agama 76 tahun silam, para pendiri yang berhati tulus dan melahirkan simbol “ikhlas beramal”. Seiring dengan perkembangan waktu dan zaman, sebagian orang terindikasi beramal seikhlasnya,” ungkap Saidi di ruang kerjanya, Senin 1 Agustus 2022.

Kata Saidi, Kementerian Agama berdiri atas dasar perwujudan sifat tulus dari para pejuang/tokoh agama masa lalu. Ketulusan ini disimbolkan dengan “Ikhlas Beramal” yang berarti seluruh aktivitas tetap dilandasi dengan keikhlasan yang konteknya adalah ibadah bukan sekedar berorientasi pada materi.

Hingga akhirnya, setelah dua tahun program ini berjalan, maanfaatnya sudah dirasakan oleh banyak kalangan, baik secara internal dan eksternal, salah satunya adalah MIS Enang-enang Kecamatan Celala, Kabupaten Aceh Tengah.

Kepala MIS Enang-enang Fatimah Sari, S.Pd.I salah satu madrasah penerima manfaat dalam bentuk bantuan pembangunan sarana MCK beserta pompa air mengaku bersyukur. Menurutnya madrasah swasta dibawah kepemimpinannya itu saat ini dalam kondisi yang sangat memperhatinkan serta keterbatasa fasilitas.

“Kamis sangat bersyukur dengan adanya bantuan pembangunan MCK yang bersumber dari infaq Rp. 1000 ini, dengan adanya pembangunan ini kami bisa memiliki MCK yang layak, karena sebelumnya kami di madrasah memang tidak memiliki fasilitas MCK,” ungkap Fatimah.

Sementara itu, Kepala MAS Blang Mancung kecamatan Ketol, Marjuki, S.Pd juga turut merasa bersyukur atas bantuan pembangunan 4 RKB berupa atap dan dinding madrasah serta MCK yang bersumber dari infaq Rp. 1000.

Marjuki yang merupakan asli putra daerah setempat juga mengucapkan rasa terikasih kepada Kantor Kementerian Agama Kabupaten Aceh Tengah yang telah mendukung penuh pembangunan MAS Blang Mancung.

Kepala Penyelenggara Zakat dan Wakaf Kantor Kementerian Agama Kabupaten Aceh Tengah Syahria Putraga M.Pd yang merupakan leading sector program infaq Rp. 1000 menerangkan, salah satu tujuan program ini adalah untuk melatih ASN Kemenag Aceh Tengah untuk gemar berinfaq.

“Secara priodik kita selalu turun ke madrasah dan KUA Kecamatan untuk melakukan optimalisasi infaq Rp. 1000, tujuannya untuk mengingatkan mereka agar terus berinfaq,” tandas Syahria.

Menurutnya, hasil perhimpunan dari infaq Rp. 1000 ini terus disalurkan kepada mereka yang membutuhkan dengan keriteria penerima yang telah ditentukan sebelumnya.

Adapun kriteria penerima program infaq Rp. 1000 dibagi kedalam tiga jenis, pertama, bantuan teknis, yaitu bantuan kepada masyarakat/organisasi keagamaan dan kegiatan keagamaan lainnya.

Kedua, tambahan/ kebutuhan dana perbaikan yaitu tambahan kebutuhan dana perbaikan pemeliharaan madrasah/KUA atau keperluan kantor lainnya yang bersifat urgen.

Dan ketiga adalah dana mendesak, yaitu bantuan kepada masyarakat yang mengalami musibah bencana alam seperti banjir dan longsor, serta bencana non alam seperti kebakaran rumah dan musibah lainnya. [Alfansyie/Zuhra Ruhmi]

 

Comments

comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

No More Posts Available.

No more pages to load.