Ada Pergerakan Angin Munson Australia, Warga Gayo Diminta Waspada Potensi Angin Kencang

oleh

BANDA ACEH-LintasGAYO.co : Angin kencang yang terjadi di Kabupaten Aceh Tengah dalam dua hari terakhir dipicu angin Munson Australia.

Demikian disampaikan oleh Prakirawan BMKG Aceh, Muhazir ketika dihubungi LintasGAYO.co, Minggu 18 Juli 2021.

Menurutnya, siklus angin Munson Australia setiap tahun terjadi terutama di puncak musim kemarau, dan kata dia seluruh wilayah Aceh dan sebagian sumatera akan merasakan angin kencang.

“Cuman ya, di Gayo itu daerahnya pegunungan maka angin akan lebih kencang berembus. Dan menurut perkiraan BMKG akan terjadi hingga bulan Agustus 2021 mendatang,” terangnya.

Menurut Muhazir, angin Munson bukan dikategorikan sebagai puting beliung. Fenomena angin monsun Australia bergerak menuju Asia menuju Indonesia dan melewati wilayah Aceh.

“Ditambah lagi, saat angin itu melewati wilayah Aceh, anginnya melalui Samudra Hindia, makanya terjadi pembelokan di Samudera Hindia menuju ke wilayah Aceh. Akibat angin ini, suhu juga akan menjadi dingin dan bisa juga akan menjadi puncak musim kemarau,” tambah Muhazir.

Dijelaskan lagi, saat pergerakan angin dari Australia menuju Asia dan Aceh, ada perbedaan tekanan angin. “Jadi di wilayah Samudera Hindia itu tekanannya cukup tinggi, sedangkan di Asia baik itu di atas Aceh, Laut Cina Selatan, Pilipina mengalami tekanan rendah,” jelasnya.

“Angin itu kan bergerak dari tekanan tinggi ke rendah, makin besar perbedaan antara kedua titik ini, maka makin menyebabkan angin itu kencang bergeraknya. Jadi fenomena ini, ada perbedaan tekanan dari bawah ke atas. Makanya angin bergerak dari Samudra Hindia yaitu melalui Aceh,” tambahnya.

Fenomena ini katanya lagi, dominan terjadi di wilayah Aceh pada bulan Juni, Juli dan Agustus dengan kecepatan angin maksimal 20 knot.

“Jika lebih dari 20 knot, maka diketegorikan kecepatan angin ekstrim. Jadi semuanya harus kita waspadai,” demikian Muhazir.

[Darmawan]

 

Comments

comments

No More Posts Available.

No more pages to load.