Ketua Mahasiswa ALA Sebut Pernyataan Malik Mahmud Tak Mencerminkan Ciri Pemangku Adat

oleh

TAKENGON-LintasGAYO.co : Ketua Mahasiswa ALA Aceh Tengah, Agus Muliara mengkritik keras pernyataan Tuha Puet Partai Aceh yang juga Wali Nanggroe, Malik Mahmud yang menyatakan bahwa pemekaran Aceh merupakan tindakan bodoh dan tak mengerti sejarah.

Menurut Agus, perjuangan pemekaran Aceh yang sudah puluhan tahun didengungkan lantaran ada yang tidak beres dengan tata kelola pemerintahan Aceh terutama soal pemerataan pembangunan.

Terkait : Malik Mahmud Sebut Pemekaran Provinsi Aceh Tindakan Bodoh dan Tak Mengerti Sejarah

“Kami yakin se yakin-yakinnya, para pejuang pemekaran Aceh adalah orang yang paham sekali bagaimana sejarah Aceh ini. Terutama sejarah keharmonisan Renggali-Seulanga,” tegasnya, Senin 29 Maret 2021.

Menurutnya, gelora perjuangan pemekaran Provinsi di Aceh semata-mata untuk kemaslahatan masyarakat Aceh itu sendiri. “Siapa yang menentang pemekaran, berarti dia yang bertindak bodoh, dan ingin masyarakat Aceh ini terus-terusan tidak berkembang,” tegasnya.

Ia pun menyayangkan pernyataan bodoh yang keluar dari mulut pemangku adat di Aceh tersebut. “Saya kira tidak elok dia (Malik Mahmud) berkata demikian, terlebih dia saat ini menjadi pemangku adat di Aceh. Karena pemekaran wilayah itu bukan sesuatu yang haran, ada Undang-Undang yang mengatur,” katanya.

“Dengan pernyataan seperti itu, saya yakin para pejuang pemekaran Provinsi ini akan mendapatkan kembali energi baru, dan akan berjuang hingga titik darah penghabisan,” timpalnya.

[Radi/DM]

Comments

comments