Takengon-LintasGayo.co : Buku Tinjauan Yuridis Terhadap Tanah Terlantar di Provinsi Aceh segera terbit. “Mudah-mudahan bisa terbit, dalam waktu dekat, insyaAllah. Mohon doanya,” kata Dosen Sekolah Tinggi Ilmu Hukum Muhammadiyah Aceh Tengah, Rahmaidani Usman, S.H., M.Hum, di Takengon, Minggu (23/8/2015).
Buku ini, jelasnya, mengulas tentang tanah terlantar di Propinsi Aceh. “Tanah terlantar terbilang banyak di Propinsi Aceh. Penyebabnya, karena konflik yang berkepanjangan. Akibatnya, areal perkebunan yang diusahakan pemegang hak tidak digarap lagi. Juga, karena faktor bencana alam yang melanda Aceh, tahun 2004,” sebutnya.
Di sisi lain, ungkap putri almarhum Usman Umar dan Radiah Alam ini, juga karena kendala internal yang dihadapi BPN Wilayah Aceh, dalam upayanya menertibkan tanah terlantar.
Diterangkannya, buku tersebut terdiri dari lima bab, yaitu pendahuluan, tinjauan umum tentang hukum agraria di Indonesia, ketentuan pertanahan di beberapa negara (China, Amerika, dan Australia), tinjauan yuridis terhadap tanah terlantar di Propinsi Aceh, dan penutup.
“Sekarang, sedang diurus ISBN-nya sama pihak penerbit, Mahara Publishing. Urusan editing bahasa, layout dan percetakan juga kita serahkan sama mereka. Semoga cepat selesai, dan bisa bermanfaat bagi kajian pertanahan di Aceh,” harapnya.
(Genali)







