Blangkejeren-LintasGayo.co : Banjir bandang yang menghantam di daerah perbatasan Gayo Lues dan Aceh Tenggara (Marbuner) mulai dilakukan perbaikan, sejumlah pekerja tampak mulai menjalin kawat Beronjong yang dipasang dikanan-kiri anak sunggai tersebut.
Sami’an salah satu warga Blangkejeren Kamis (8/1/2015) mengatakan, beberapa titik Beronjong sudah siap dipasang oleh Kontraktor yang dipercaya mengerjakan lokasi banjir Bandang Marbuner, dan saat ini kondisi jalan tersebut sudah sangat aman dilintasi kendaraan.
“Saya tidak tau persis berapa anggaranya, karena tidak ada plang nama pengerjaan proyek dilokasi, begitu juga dengan nama PT atau CV yang mengerjakan, yang jelas Kontraktor sudah memulai pekerjaan tanpa plang nama,” katanya.
Dia menduga, pengerjaan proyek tersebut dilakukan oleh kontraktor siluman yang ditangani langsung dari Banda Aceh dimana anggarannya bersumber dari BPBA, sebab jalan tersebut merupakan jalan lintas Negara.
“Selain dikerjakan oleh warga, beberapa unit alat berat juga terlihat mengerok lumpur dan batu dari dasar tanah, kemudian batu tersebut disusun kembali menjadi Batu Beronjong tanpa membawa dari daerah lain untuk proses pengerjaan proyek itu,” jelasnya.
Kontraktor yang mengerjakan proyek Beronjong di Gayo Lues memang kerap mengambil keuntungan dari pembelian batu, tetapi batu tersebut tidak dibeli melainkan di kerok dari dasar sungai yang hendak di Beronjong.
“Dilokasi bekas banjir bandang itu juga harus dibangun satu unit jembatan yang permanen, kalau tidak, sewaktu-waktu nyawa pengendara bisa berbahaya saat melintasi jembatan kecil darurat di Perbatasan tersebut, dan saat ini jembatan darurat itu juga sangat berbahaya karena nanjak dan menurun”, ucapnya.
(Anuar Syahadat)





