P2KB Wujud Pemerataan Pembangunan dan Kesiapan Kampung di Bener Meriah

oleh

Laporan : Abdul Rahman dari Bener Meriahtmp_2049-PicsArt_1417443248357703611715

Dalam menjalankan roda pemerintahan setiap Kepala Daerah/Bupati tidak terlepas dari keinginan dalam pencapaian visi dan misi saat berkampanye. Hal itu menginspirasi program-program daerah yang biasanya diakomodir dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah (RPJM) daerah bersangkutan pada masa jabatan lima tahun kedepan.

Peluang inilah yang dimanfaatkan Bupati dan Wakil Bupati Bener Meriah Ir.Ruslan Abdul Gani, DpilSE dan Drs. Rusli M Saleh, dalam menahkodai Kabupaten terbungsu di tanoh Gayo “Bener Meriah”.

Adapun visi yang hendak dicapai oleh pasangan ini adalah  mewujudkan Bener Meriah menjadi Kabupaten madani, sementara misi yang telah, sedang dan akan dilaksanakan termaktub dalam 7 (tujuh) pointer program diantaranya, Meningkatkan Keimanan dan Ketaqwaan kepada Allah SWT, Meningkatkan Tata Kelola Pemerintahan, Mengembangkan Tata Kelola Pertanian, Pelayanan Industri, Perdagangan Skala Global, Pemanfaatan Energi dan Meningkatkan Pemeliharaan Hutan.

Khusus, untuk pelayanan tata kelola pemerintahan, berbasis masyarakat tentu kedua pasangan inipun tak mau kehilangan kesempatan sehingga dengan dukungan legislatif dalam hal ini DPRK Bener Meriah, Pemkab Bener Meriah menjalankan sebuah program yang dikemas dalam kegiatan Kampung Belangi atau Program Pembangunan Kampung Belangi (P2KB).

Dalam kegiatan P2KB ini, salah satu keinginan yang ingin tercapai yakni pemerataan pembangunan dalam betuk pembangunan kantor kepala Kampung sebagai pusat pelayanan terdekat dengan masyarakat, sebagai wadah membangkitkan rasa kebersamaan serta persatuan dan rasa memiliki.

Melalui program ini juga telah memberikan kesempatan dan peluang kerja bagi masyarakat setempat yang ada diseluruh perkampungan di Bener Meriah, tergeraknya pembangunan secara merata, merupakan salah satu impian yang terwujud.

Selain kantor kepala Kampung, pengadaan mobiler dan alat perkantoran lainnya seperti laptop, dalam program ini juga telah tersusunnya profil setiap Kampung, sehingga informasi terupdate tersedia sebagai potensi dari suatu Kampung tersebut, dan mempermidah membuat dan menyungguhkan laporan tepat sasaran.

Dalam kegiatan P2KB juga masyarakat telah membangun sarana dan prasarana lainnya yang dibutuhkan seperti jalan lingkungan, sarana ibadah, drainase, kincir air dan pipanisasi sesuai dengan hasil musyawarah anggota masyarakat.

Kesiapan Melanjutkan Program Berikutnya

Pucuk dicinta ulam pun tiba, bak sebuah pepatah gayung bersambut, rencana terformat rapi ternyata program yang digagas oleh Bupati Bener Meriah ini, menjadi awal dari keinginan pemerintah pusat untuk menganyuh roda laju pembangunan diberbagai pelosok pedesaan.

Pada tahun 2015 ini, pemerintah pusat mengalokasikan dana untuk pembangunan pedesaan sebesar Rp. 1,4 Milyar. Alokasi ini jauh lebih besar dari pada dana yang diplotkan untuk menjalankan program Kampung Belangi yang hanya berkisar Rp.100-200 juta.

Mungkin bocoran program pemerintah pusat ini telah ditangkap oleh Ir. Ruslan Abdul Gani, sehingga Bupati Bener Meriah ini lebih awal menerapkannya.

Kepala Bappeda Bener Meriah Drs. Rayendra, kepada LintasGayo.co mengatakan sesuai arahan Bupati Bener Meriah dalam pertengahan Desember 2014 ini, akan mengumpulkan seluruh kepala Kampung dalam wilayah tersebut.

Hal itu dilakukan guna mempersiapkan untuk melanjutkan program berikutnya dalam merumuskan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Desa/Kampung dan Rencana Tahunan Pembangunan Desa/Kampung.

”Dengan adanya program P2KB ini, Bener Meriah akan lebih siap,” demikian Drs. Rayendra. []

Comments

comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *