Kantin Ideal di Kampus USM, Bersih dan Miliki WiFi

oleh
ilustrasi kantin
ilustrasi kantin

BANYAK hal yang  bisa di lakukan mahasiswa  di kantin kampus, mulai dari sarapan, curhat, berdiskusi dan mengerjakan tugas dengan menggunakan internet. Selain ruang kuliah, kantin merupakan tempat yang paling sering di kunjungi  para mahasiswa pada umumnya.

Hal ini terlihta di Kantin Universitas Serambi Mekkah (USM), Banda Aceh. Pemilik kantin yang terletak di lingkungan Universitas Serambi Mekkah, Azwir mengatakan bahwa kebersihan sangat berpengaruh bagi mahasiswa. Bila kantin jorok dan tidak bersih, maka jangan harap mahasiswa mau duduk di kantin tersebut.

Pasalnya, kantin merupakan ruang kuliah kedua bagi mashasiswa di kampus. Di kantin itu mahasiswa kerab membahas berbagai hal soal kuliah, maupun berselancar di dunia maya di kantin yang difasilitasi WiFi ini, untuk mengerjakan tugas dari doden.

Maka, tak salah bila pemilik kantin sangat menekankan kebersihan, bagi pelayan kantin tersebut. Sebab, kalau tak bersih jangan harap  mahasiswa mau duduk dan minimal nongkrong disana sambil menununggu jam kuliah.

Dari pantauan penulis, saat memberikan penyuluhan pada pelayan kantin di USM ini, Azwir, selaku pemilik kantin mengaku masih ada kekurangan. Dimana di halaman depan kampus kerab berdebu dari jalan, sehingga menghambat kebersihan kantin.

“Karenanya, saya tekankan para pelayan selalu membersihkan kantin setiap saat, terutama membersihkan halaman kantin mulai dari belakang sampai halaman depan,” ujar Azwir.

Bangunan  kantin yang ideal juga  berpengaruh bagi kebersihan, baik pada lingkungan kantin secara keseluruhan maupun barang dagangannya. Misalnya atap yang tidak tertutup rapat dapat menyebabkan debu dan kotoran debu yang berjatuhan di lantai maupun makanan.

Karena  dari itu pihak kantin menyediakan fasilitas cuci tangan di kantin, sebagian besar mahasiswa mengunjungin kantin untuk keperluan sarapan dan hal-hal yang lain. Maka sabun dan air mengalir harus tersedia agar mahasiswa dapat membersihkan tangan sebelum dan sesudah makan.

Sedangkan dalam menyiapkan makanan kantin , pelayan  harus benar-benar memperhatikan cara pengolahan yang baik. Bahan-bahan makanan yang tersedia di kantin di lingkungan USM ini seperti, nasi, minuman, mie Aceh dan makanan ringan lainnya.

Seorang pelayan kantin, Nanda, menjelaskan bahwa dalam sehari mahasiswa yang duduk di kantin angka minimalnya sekitar 200 mahasiswa dari pukul 07.30 Wib sampai 18.00 Wib.  Makanya, kondisi kantin harus setiap saat dibersihkan usai mahasiswa duduk menikmati menu yang ada disana.

Seorang mahasiswa yang jadi pelanggan tetap, Ardi, mengaku bahwa ia sangat senang dan sering duduk  di kantin tersebut karena dengan adanya pelayanan yang sangat ramah dan makanan ataupun minuman yang sangat higienis.

“Apalagi dengan lingkungan yang bersih sehingga bisa memikat mahasiswa ataupun orang sekitar untuk mengunjungin kantin tersebut,” ujar Ardi.(JW/Agus Saputra)

    Penulis, mahasiswa USM dan jurnalis warga binaan Fasmed Kippas Medan di Banda Aceh

Comments

comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *