Pemkab Bener Meriah Serahkan Aset Lokasi Pembangunan Landasan Pacu Pesawat Rembele

oleh

Bupati dan Wabup, dengarkan penjelasan tim Satker pembangunan Lanjutan landasan pacu pesawat Rembele Bner MeriahRedelong-LintasGayo.co : Guna mempercepat proses pembangunan landasan pacu pesawat di Bandara Rembele, hingga bisa didarati pesawat jenis Boing dan jenis  Hercules maupun Cargo, Pemerintah Kabupaten Bener Meriah, serahkan aset daerah berupa lahan atau lokasi  pembangunan landasan pacu maupun peruntukan fasilitas penunjang oprasional lainnya kepada Satuan Kerja (Satker) Pembangunan Landasan Pacu Pesawat Rembele- Simpang Tiga Redelong, Rabu (2/07/14).

Bupati Bener Meriah Ir. Ruslan AbdulGani, DiplSE pada acara serah terima aset yang berlangsung Landasan Pacu Rembele mengatakan Pemerintah dan masyarakat Kabupaten Bener Meriah mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Pusat khususnya kepada Bapak Presiden RI  H. Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) serta Kementerian Perhubungan RI yang telah merespon usulan pemerintah Bener Meriah untuk memperpanjang landasan pacu pesawat Rembele.

“Presiden telah menyahuti dan mengabulkan permohonan masyarakat dan pemerintah Bener Meriah dan umumnya daerah dataran tinggi Gayo, untuk memperpanjang landasan pesawat sehingga landasan pacu ini dapat didarati bukan saja jenis pesawat penumpang akan tetapi dapat didarati jenis Hercules dan pesawat barang atau Cargo, ini penting agar cita-cita awal mendaratkan hasil produk pertanian masyarakat ke pasar global akan segera tercapai,” tutur Ruslan.

Disebutkan, kendatipun pemerintah Pusat melalui Kementerian Perhubungan telah merestui pembangunan lanjutan landasan pacu Rembele, namun pemerintah daerah berkewajiban untuk menyediakan lokasi atau areal pembangunan tersebut sehingga pemerintah provinsi Aceh melalui permohonan pemda Bener Meriah, telah merespon dan menyanggupinya utamanya dalam hal ganti rugi lahan atau lokasi pengembangan landasan pacu tersebut.

“Alhamdulillah semua proses pelepasan atas lokasi ini telah dapat diselesaikan sehingga hari ini untuk kelancaran pembangunannya, aset atau lokasi ini kami atasnama pemerintah daerah menyerahkan sepenuhnya kepada Satuan Kerja (Satker) Pembangunan Landasan Pacu Pesawat Rembele ini,” sebutnya.

Sementara Ketua Satker Bandara Rembele, Ibrahim Khairul Iman, SH dalam laporanya menyebutkan bahwa pemerintah pusat melalui Direktorat Jendral Perhubungan Udara memerintahkan kepada kami untuk membuat perencanaan teknis yang  diusulkan pada tahun 2014 ini, berdasarkan DIPA Bandara Rembele mendapat alokasi dana sebesar Rp. 216.175.050.000,-.

“Dimana program utamanya  melaksanakan pekerjaan pembangunan perpanjangan landasan pacu sepanjang 30 x 700 meter, pembuatan Turning Area Runway 09 1500 m2, pembuatan Stop away 60 x 30 M, Resa  90 x 60 M (tahap 1)  dengan waktu pelaksanaan berakhir pada Desember 2014, meningat keterbatasan waktu maka dalam tahap 1 ini pekerjaan yang dapat dilaksanakan hanyalah pekerjaan tanah dan kontruksi pendukungnya saja, sedangkan untuk kontruksi pengerasan landasan maupun yang lainnya akan dilaksanakan pada tahun 2015 mendatang,” demikian Ibrahim Khairul Iman. (Rahman)

Comments

comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *