Aktivis GeRAK Gayo Kuatir, SBY Pulang Responship Berkurang

oleh

Takengon – LintasGayo : Aktivis Gerakan Anti Korupsi (GeRAK) Gayo, Hamdani berharap kedatangan presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) ke lokasi Gempa Gayo bukan menandai penanganan tanggap darurat berakhir.

“Hari kedepan adalah hari-hari berat bagi para korban langsung Gempa Gayo, bagi yang rumahnya hancur dan rusak berat mesti membangun atau sementara rumah sewaan. Selain itu juga mesti mencari nafkah,” kata Hamdani.

Penilaian Hamdani, kedatangan SBY tinjau kondisi Gempa Gayo positif, namun kerap kali penanganan selanjutnya justru bermasalah. Dan karena itu, pihaknya bersama elemen sipil lainnya membentuk kelompok kerja (Pokja) pemantau rehabilitasi dan rekontruksi pasca gempa Gayo.

“Efektifnya presiden datang sebulan lagi, supaya responship untuk memulihkan Gayo tetap panjang,” kata dia.

Pun begitu, menurut Hamdani, sekarang yang terpenting harus ada pemantau agar pembangunan pasca-gempa berjalan lancar.

“Kita berharap semua elemen sipil dan relawan bisa ikut bersama dalam pemantauan rehab-rekon pasca gempa Gayo,” kata Hamdani.

Seperti diberitakan sebelumnya, SBY beserta sejumlah menteri dan didampingi Gubernur Aceh Zaini Abdullah melakukan kunjungan ke lokasi Gempa Gayo, Selasa menjelang siang, 9 Juli 2013.

Kepada Pemerintah setempat, SBY meminta segera merampungkan laporan kerusakan dan kerugian ekses gempa paling lambat, Jum’at ini. (LG003)

Comments

comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *