Pemberitaan Covid-19 Gencar, 58 Penulis Indonesia Terbitkan Buku Anti Korupsi

oleh

SERANG BANTEN-LintasGAYO.co : Di tengah hiruk pikuknya pemberitaan pandemi Coronavirus Desease 2019 (Covid-19) yang melanda berbagai negara, sejumlah seniman Indonesia yang konsen terhadap pemberantasan korupsi menerbitkan buku terbarunya dalam bentuk kumpulan cerpen pada Maret 2020.

Inisiator Golagong mengatakan 58 penulis lokal dan nasional, berkumpul dan bersepakat menerbitkan buku anti korupsi dalam bentuk cerpen.

“Sejumlah 58 penulis lokal dan nasional, berkumpul di buku menulis cerpen antikorupsi. Di buku ini mereka menumpahkan segala ketidakberdayaan menjadi kedigjayaan. Titik memelihara rasa optimisme bahwa esok itu masih ada. Cara terbaik melawan korupsi, memang menulis,” kata Golagong yang juga pernah menerbitkan buku kumpulan puisi tentang kopi Gayo ini.

Buku setebal 364 halaman tersebut menghimpun 58 penulis dari sejumlah kota di Indonesia yang berisi kisah-kisah tentang korupsi dan anti korupsi dalam berbagai perspektif.

Salman Yoga S adalah satu-satunya penulis dari Provinsi Aceh yang karyanya termuat dalam buku tersebut menyatakan bahwa gerakan anti korupsi harus tetap dilakukan melalui dunia literasi meskipun dalam keadaan yang tidak normal seperti sekarang ini.

“Gerakan anti korupsi harus tetap dilakukan melalui dunia literasi meskipun dalam keadaan yang tidak normal seperti sekarang ini, karena justru terkadang tindak korupsi terjadi dalam situasi yang genting,” jelas Salman yang juga sebagai Ketua gerakan Puisi Menolak Korupsi (PMK) Provinsi Aceh.

Buku dengan tajuk “Peti Mayat Koruptor 58 cerpen [Anti[ Korupsi” terbitan Gong Publishing ini dapat dipesan melalui Tokopedia dan Whats App: https://bit.ly/3dskEns, atau dapat juga menghubungi penulisnya di masing-masing provinsi.

[WM]

Comments

comments