Sastra Terbaru

Kopi Gairah


[Puisi] Kopi Gairah
Oleh : Achrial Awan Rues

Ingat semalam………
Duka lama mengurung
langit hitam kelam
Gelisah menghimpit
sesak degub di dada
Resah merajam ke batas tidur fajar tiba
Sujud basah air mata
titikan do’a
Melipati bayang suram
susun sirih di hati
Rapikan mimpi berserakan tertunda makna kata
Membuka pagi sambut
sinar surya berseri
Secangkir kopi gairah di rasa
Uap kopi semangatlah hari
Seruput kopi esok hari nanti [SY]

Achrial Awan Rues, Lahir di Takengon 28 November 1956. Nama lelaki supel ini dikalangan seniman Gayo akrap dipanggil dengan nama Bang Ade, ia adalah seniman tulen yang mempunyai cita estetik yang spesifik, dalam sejarah berkeseniannya ia tidak pernah alfa membela nama Aceh Tengah dalam pelaksanaan Pekan Kebudayaan Aceh (PKA) sejak tahun 1972. Bang Ade alias Aman Ega alias Awan Rues mempunyai segudang pengetahuan tentang filosofi sebuah hasil karya seni, dengan perspektif humanismenya. Ia pernah berinteraksi aktif bersama Maestro AR. Moese dan melanglangbuana dibeberapa kota besar di Indonesia dengan mengusung musik “Perajah”. Saat ini Bang Ade tinggal di Paya Tumpi dan masih tercatat sebagai penasehat senior Teater Reje Linge (TreL) Takengon.

Comments

comments