TAKENGON-LintasGAYO.co : Anggota DPRK Aceh Tengah, Seven Cebro Kobat mengatakan, paska bencana hodrometeorologi yang mengguncang daerah terutama sendi perekonomiannya, masih sedikit kebijakan konkrit Pemkab yang dijalankan.
“Masyarakat mengeluhkan, masih sedikit kebijakan yang menyentuh langsung ke pemulihan ekonomi warga yang dilakukan oleh Pemkab,” kata Seven usai mendengar aspirasi warga, Rabu 4 Maret 2026.
Saat ini kata dia, daya beli masyarakat turun, menjadi indikasi ekonomi masyarakat Aceh Tengah sedang tidak baik-baik saja.
“Jika terus dibiarkan begini, dikhawatirkan perekonomian masyarakat akan semakin terganggu, hingga angka kemiskinan di Aceh Tengah akan meningkat,” tegasnya.
Seven mengatakan, saat ini masyarakat korban dan terdampak bencana, membutuhkan stimulan yang dapat langsung mendongkrak perekonomiannya.
“Saat ini, banyak jalan ke sentra produksi tani masyarakat yang masih rusak paska bencana, sementara Pemkab sebagaimana kita lihat, masih sibuk mengurus bantuan kepada korban bencana,” ungkapnya.
“Harusnya Pemkab dengan segala kekuatan yang dimiliki, bisa menyeimbangkan hal itu. Dengan segera memperbaiki akses ke sentra produksi dengan cepat, masyarakat dapat lembali bekerja dengan sendirinya,” ujarnya.
Ditegaskan Seven, saat mendengarkan aspirasi warga, masyarakat mengaku tidak juga bermalas-malasan sembari menunggu bantuan dari Pemerintah.
“Mereka juga ingin bekerja, namun aksesnya jalannya masih banyak yang rusak. Bagaimana roda ekonominya bergerak,” ujarnya.
Dengan demikian, inflasi juga akan semakin naik, dan daya beli masyarakat turun. “Pemkab dalam hal ini Bupati harus cepat memikirkan hal ini, jangan asik antar bantuan, kunjungan sana-sini, tanpa memikirkan stimulan yang dapat mendongkrak ekonomi masyarakat,” demikian Seven Cebro Kobat.
[Darmawan]




