Keber Ari Gayo Terbaru Wisata

Loyang Ujung Karang dan Mendale Dikunjungi Ring of Fire Adventure

Tim Ring of Fire Adventure di Loyang Mendale, Sabtu 8 Juni 2013. (Lintas Gayo | Kha A Zaghlul)
Tim Ring of Fire Adventure di Loyang Mendale, Sabtu 8 Juni 2013. (Lintas Gayo | Kha A Zaghlul)

Takengon-Lintas Gayo : Perjalanan tim Ring of Fire Adventure akhirnya tiba di Takengon, Sabtu 8 Juni 2013 dinihari dan menjelang siang langsung melakukan pengambilan gambar di dua lokasi penemuan bukti kehidupan pra sejarah di Gayo, Loyang (gua:Gayo-red) Ujung Karang dan Mendale Kecamatan Kebayakan.

Di lokas kedua Loyang tersebut, tim yang dipimpin pengusaha sukses, Youk Tanzil ini dipandu oleh Arkeolog dari Balai Arkeologi Medan Sumatera Utara, Ketut Wiradnyana yang menerangkan hasil penelitiannya di lokasi tersebut.

Sebelumnya, tim dengan motto We are many we are Indonesia ini diterima Bupati Aceh Tengah, Ir. H. Nasaruddin, MM dan Kapolres Aceh Tengah, AKBP. Artanto, Sik didampingi Kepala Dinas Kebudayaa, Pariwisata, Pemuda dan Olah Raga Aceh Tengah, Ir. Nasiruddin, MM di hotel Bunda Takengon.

“Ekspedisi kali ini merupakan stage ketiga dengan target menjelajah Sumatera”, kata Youk Tanzil kepada Bupati dan rombongan.

Tanzil mengatakan pihaknya telah melalui dua stage sebelumnya, dan keduanya menjelajah Indonesia bagian timur, menurutnya stage ketiga ini juga merupakan rangkaian menyambut dan memeriahkan Peringatan Hari Ulang Tahun Bhayangkara ke 67 dan Bulan Bhakti Polri tahun 2013.

Tim Ring of Fire saat tiba di Takengon. (LintasGayo | Kha A Zaghlul)
Tim Ring of Fire saat tiba di Takengon. (LintasGayo | Kha A Zaghlul)

Lebih jauh Tanzil menerangkan, perjalanan timnya bertujuan untuk memperlihatkan dan mengeksplorasi latar belakang kondisi geografis Indonesia yang terletak diantara dua sabuk gunung berapi paling aktif di dunia, Sabuk Pasifik dan Sabuk Alpide. “Indonesia menjadi negara memiliki resiko gunung berapi yang tinggi” imbuhnya.

Selain melakukan perjalanan, tim yang beranggotakan 13 orang dengan 5 sepeda motor dan 2 kenderaan roda empat itu juga ikut mendokumentasikan keindahan alam dan budaya masyarakat yang mereka lintasi. (LG003)

 

Comments

comments