Catatan: Mahbub Fauzie (Kepala KUA Kecamatan Atu Lintang, Aceh Tengah, salah seorang Relawan Tanpa Batas Jagong Jeget) Tanggal 16 Februari 1982 bukan
Agroforestri Ramah Gajah: Jalan Tengah Konservasi dan Kesejahteraan di Aceh Tengah, Bener Meriah, Bireuen, dan Aceh Utara
Penulis: Dr. Budiyono, S.Hut, M.Si, Dosen Pemangku Mata Kuliah Agroforestri Prodi Agroteknologi, Fakultas Pertanian Universitas Gajah Putih Pendahuluan: Gajah sebagai Penjaga Hutan
UGP: Saatnya Bangkit, Saatnya Berubah
Penulis: Dr. Budiyono, S.Hut, M.Si – Dosen Agroteknologi, Fakultas Pertanian Universitas Gajah Putih UGP adalah anak kandung masyarakat Aceh Tengah, lahir dari
Ketika Cahaya Belum Sampai: Energi dan Keadilan Pascabencana di Aceh
Oleh : Ahmad Syafiq Sidqi (Mahasiswa Fakultas Dakwah & Komunikasi UIN Kalijaga Yogyakarta, Asal Jagong Jeget, Aceh Tengah) Bencana alam selalu meninggalkan
Intelektualitas Bermoral untuk Kemaslahatan Bangsa
Oleh : Joni MN* “Ilmu diciptakan untuk merawat kehidupan, bukan mengoyaknya. Norma adat dan nilai budaya adalah perisai sosial yang menjaga bangsa
Adat Besinte Dalam Masyarakat Gayo
Oleh : Dr. Jamhuri Ungel, MA* Besinte berasal dari kata sinte ditambah awalan ‘be’ sehingga menjadi besinte. Dalam bahasa Indonesia kata kerja
Merajut Harapan, Menguatkan Adat: Diskursus Kemukiman Eks Transmigrasi di Aceh Tengah
Penulis: Dr. Budiyono, S.Hut, M.Si (Dosen Fakultas Pertanian Universitas Gajah Putih, Putra Transmigran) Tulisan ini lahir dari dua sudut pandang yang berbeda
- Sebelumnya
- 1
- …
- 8
- 9
- 10
- …
- 387
- Berikutnya
Tidak Ada Postingan Lagi.
Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.






