TAKENGON-LintasGAYO.co : Dalam menjalankan program prioritas dari Presiden RI, Prabowo Subianto lewat program Makanan Bergizi Gratis (MBG), Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Pegasing Simpang Kelaping 1, pastikan makanan yang disajikan ke penerima manfaat aman dan layak.
Hal itu disampaikan oleh Kepala SPPG Pegasing Simpang Kelaping, Naufal Darmawan, Selasa 28 April 2026, kepada LintasGAYO.co.
“SPPG Pegasing Simpang Kelaping 1, tidak ingin hanya menjalankan program Presiden, tapi kami akan terus menjaga kualitas sajian agar makanan yang tersaji aman dan layak serta pemenuhan gizi ke penerima manfaat dapat lebih baik,” kata Naufal.
Saat ini, kata Naufal, SPPG Pegasing Simpang Kelaping 1 melayani 3000 penerima manfaat, yang tersebar di 13 sekolah dan tiga kampung.
“Dan untuk dapur, SPPG Pegasing Simpang Kelaping 1, memiliki dua orang chef yang telah bersertifikat Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP),” ujar Naufal.
Disampaikan, standar kesehatan makanan dan pemenuhan gizi menjadi fokus yang terus diperhatian SPPG Pegasing Simpang Kelaping 1.
“Hal ini juga termasuk hal teknis, dimana kami akan terus semaksimal mungkin melakukan penyempurnaan baik itu sanitasi dan pengelolaan dapur. Setiap proses mulai dari penerimaan bahan baku, persiapan, pengolahan, penyajian, pemorsian dan distribusi diawasi ketat oleh asisten lapangan,” tegasnya.
“Pengawasan juga termasuk standar gizi makanan yang akan diterima oleh penerima manfaat, itu diawasi langsung oleh ahli gizi,” tambahnya.
Disampaikan, berdasarkan Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS) yang dikeluarkan Dinas Kesehatan Aceh Tengah, SPPG Pegasing Simpang Kelaping 1 sudah memenuhi Standae Operasional Prosedur (SOP) dengan nilai 70.
“Nilai 70, artinya dalam penilaiannya sudah layak dan bagus. Ke depan, kami akan terus melakukan peningkatan, agar nilai tersebut dapat lebih tinggi lagi,” katanya.
“Dan masukan serta catatan yang diberikan oleh tim penilai akan menjadi acuan kami dalam melakukan perbaikan,” demikian Naufal.
[Darmawan]






