TAKENGON-LintasGAYO.co : Kantor Kementerian Agama Kabupaten Aceh Tengah menetapkan lima masjid sebagai Masjid Ramah Pemudik tahun 1447 H yang dapat dimanfaatkan oleh para wisatawan maupun para pemudik yang singgah di wilayah Takengon.
Kelima masjid tersebut yaitu Masjid Agung Ruhama Takengon di Kecamatan Lut Tawar, Masjid Al Abrar Kebayakan di Kecamatan Kebayakan, Masjid Baitul Quddus Mendale di Kecamatan Kebayakan, Masjid Al Munawar Uning Pegantungen di Kecamatan Bies, serta Masjid Sabilillah Mongal di Kecamatan Bebesen.
Penetapan masjid ramah wisatawan ini bertujuan untuk memberikan kenyamanan bagi masyarakat yang sedang melakukan perjalanan wisata maupun pemudik yang berkunjung ke Aceh Tengah, khususnya yang membutuhkan tempat beristirahat sekaligus menunaikan ibadah.
Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Aceh Tengah H. Wahdi MS, MA menyampaikan bahwa masjid memiliki fungsi yang sangat luas, tidak hanya sebagai tempat ibadah, tetapi juga sebagai pusat pelayanan umat.
“Masjid pada dasarnya adalah rumah Allah yang terbuka untuk siapa saja. Melalui program Masjid Ramah Pemudik ini, kita ingin memastikan para wisatawan maupun para pemudik yang singgah di Aceh Tengah memiliki tempat yang nyaman untuk beristirahat, berwudhu, serta melaksanakan ibadah,” ujar Wahdi.
Menurutnya, Aceh Tengah merupakan salah satu daerah tujuan wisata di dataran tinggi Gayo yang ramai dikunjungi masyarakat, terutama saat momentum libur dan musim mudik. Karena itu, kehadiran masjid ramah wisatawan diharapkan dapat memberikan pelayanan yang lebih baik bagi para pelintas yang singgah.
Ia juga mengimbau pengurus masjid agar dapat memberikan pelayanan terbaik kepada para musafir dengan menjaga kebersihan, kenyamanan, serta menyediakan fasilitas dasar yang dibutuhkan.
“Kita berharap pengurus masjid dapat menyambut para tamu Allah dengan ramah. Mudah-mudahan keberadaan masjid ramah pemudik ini tidak hanya membantu para pelintas jalan, tetapi juga menjadi ladang amal bagi seluruh pengurus dan masyarakat sekitar,” tambahnya.
Wahdi juga berharap program ini dapat memperkuat fungsi masjid sebagai pusat kegiatan umat serta memperlihatkan wajah keramahan masyarakat Aceh Tengah kepada para pendatang.
“Semoga para pemudik dan wisatawan yang singgah di masjid-masjid ini merasakan kenyamanan dan membawa kesan baik tentang Aceh Tengah sebagai daerah yang religius, ramah, dan penuh kepedulian,” tutupnya. [SP/ZR]





