REDELONG-LintasGAYO.co : Kecelakaan lalu lintas beruntun terjadi di Jalan Lut Kucak–Pante Raya, tepatnya di Simpang Empat Kampung Pante Raya, Kecamatan Wih Pesam, Kabupaten Bener Meriah, Jumat (27/2/2026) sekitar pukul 11.30 WIB.
Satu unit truk Fuso menabrak sejumlah kendaraan hingga menghantam pagar rumah warga. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Kerugian material diperkirakan mencapai Rp70 juta.
Kasatlantas Polres Bener Meriah, AKP Syafaruddin, mengatakan kecelakaan bermula saat truk Fuso yang dikemudikan Ranggi Prasnata (18), mahasiswa asal Kecamatan Kebayakan, Aceh Tengah, melaju dari arah Bandara Rembele menuju Pante Raya.
“Setibanya di lokasi kejadian, kendaraan diduga mengalami rem blong sehingga pengemudi kehilangan kendali dan menabrak kendaraan yang berada di depan maupun di pinggir jalan,” ujar AKP Syafaruddin.
Truk tersebut pertama kali menabrak bagian belakang mobil Toyota Innova milik Farhan. Setelah itu kendaraan menyenggol mobil Toyota Innova milik M. Ali (45), petani asal Kecamatan Linge, Aceh Tengah.
Tidak berhenti di situ, truk kembali menghantam sepeda motor Yamaha Fazio milik Rajuardi (22) dan sepeda motor Honda Supra milik Win Rangga Roni (28) yang sedang terparkir di pinggir jalan.
Kendaraan kemudian menabrak sepeda motor Honda Vario milik Sidik Martiano, warga Kampung Suka Makmur, Kecamatan Wih Pesam, sebelum akhirnya berhenti setelah menghantam pagar tembok rumah warga.
AKP Syafaruddin memastikan tidak terdapat korban meninggal dunia maupun luka berat dalam kejadian tersebut.
“Korban meninggal dunia nihil, luka berat nihil, dan satu orang mengalami luka ringan,” jelasnya.
Seluruh kendaraan yang terlibat kini telah diamankan Satlantas Polres Bener Meriah sebagai barang bukti guna proses penyelidikan lebih lanjut.
Ia menambahkan, saat kejadian cuaca dalam kondisi cerah dengan kondisi jalan lurus dan permukaan aspal baik. Arus lalu lintas juga relatif sepi karena berada di kawasan permukiman warga.
Kasatlantas mengimbau para pengemudi, khususnya kendaraan angkutan berat, agar rutin melakukan pemeriksaan kendaraan sebelum digunakan.
“Pastikan kendaraan dalam kondisi layak jalan, terutama sistem pengereman, agar kecelakaan lalu lintas dapat dicegah,” pungkasnya.
[Darmawan]





