Relawan Jagong Jeget Peduli Kembali Bergerak, Bantu Pembangunan Jembatan Apung di Reje Payung

oleh

TAKENGON-LintasGAYO.co : Relawan Tanpa Batas Jagong Jeget Peduli kembali menunjukkan komitmennya dalam membantu masyarakat terdampak bencana. Terutama di wilayah yang memgalami dampak parahnya bencana hidrometeorogi.

Setelah sukses menginisiasi dan menyelesaikan pembangunan jembatan apung di Sungai Kala Ili, Kecamatan Linge, pada 4 Januari 2026 lalu, para relawan kembali berjibaku bersama personil TNI dari Satgas Gulbencal Kodim 0106/Aceh Tengah, unsur Yonif TP 854/DK dan lintas sektor dalam penyelesaian jembatan apung di Kampung Reje Payung, Kemukiman Wihni, Dusun Jamat, Kecamatan Linge, Sabtu–Minggu (17–18 Januari 2026).

Sejak Sabtu pagi (17/1) relawan Jagong Jeget Peduli bergerak dari Posko nya di Robika Kopi Pasar Jagong menuju lokasi. Malam sebelumnya Reje dari Kampung Reje Payung menghubumgi Kordinator Relawan Jagong Bunyamin, memohon keterlibatan Relawan Tanpa Batas untuk membantu pembuatan jembatan apung di Reje Payung.

Melalui grup WA relawan Jagong, permintaan tersebut langsung diiyakan. Setelah Sabtu siang sampai di sana, para relawan terlibat aktif dalam berbagai pekerjaan lapangan, mulai dari pengangkutan material, perakitan drum apung, pemasangan balok kayu, hingga penguatan konstruksi jembatan. Bahkan sempat lembur di malam minggunya.

Kehadiran mereka menjadi energi tambahan bagi percepatan pembangunan jembatan yang sangat dibutuhkan warga sebagai akses utama penghubung antar desa Jamat dengan Reje Payung.

Khairuddin, salah satu Relawan Jagong Jeget Peduli menyampaikan bahwa keterlibatan ini merupakan bentuk kepedulian kemanusiaan dan panggilan nurani untuk membantu masyarakat yang selama ini terisolasi akibat rusaknya infrastruktur pascabencana.

“Jembatan ini bukan sekadar penghubung fisik, tetapi juga penghubung harapan warga untuk kembali beraktivitas normal,” ujarnya.

Pembangunan jembatan apung sepanjang kurang lebih 75 meter dengan lebar 1,5 meter tersebut merupakan hasil kolaborasi lintas pihak. Selain relawan Jagong Jeget Peduli, kegiatan ini juga hadir terlebih dahulu personil TNI, Polri, ASN, Hands Foundation, relawan dari Atu Lintang, serta masyarakat setempat.

Sinergi antara relawan dan aparat ini mendapat apresiasi dari warga Kampung Jamat dan Reje Payung. Mereka menilai kehadiran relawan Jagong Jeget Peduli sangat membantu, terutama dalam pekerjaan berat yang membutuhkan tenaga dan kekompakan.

Dengan selesainya jembatan apung ini, diharapkan mobilitas masyarakat kembali lancar, akses ekonomi terbuka, serta aktivitas sosial dan pendidikan warga dapat berjalan normal. Relawan Jagong Jeget Peduli pun menegaskan akan terus hadir dan bergerak bersama masyarakat, selama masih ada kebutuhan dan panggilan kemanusiaan di Tanah Gayo.

Hingga Minggu (18/1) sore, Relawan Tanpa Batas Jagong Jeget bersama aparat dan warga setempat berhasil menuntaskan penyelesaian jembatan apung tersebut. “Senin pagi besok kami bisa pulang kembali ke Jagong” ujar Juliyan, salah satu relawan. []

(Mahbub Fauzie)

Comments

comments

No More Posts Available.

No more pages to load.