TAKENGON-LintasGAYO.co : Penanganan bencana harus dilakukan sesuai dengan SOP dan Kompetensi Sumber Daya yang dimiliki. MDMC ( Muhammadiyah Disaster Management Center) dan EMT ( Emergency Medical Team) merupakan lembaga yang telah memiliki sertifikasi internasional dari WHO.
Bencana yang terjadi di tiga provinsi di Sumatera, menjadikan MDMC perlu melakukan pengiatan kompetensi MDMC diberbagai daerah.
Untuk itu, MDMC Aceh Tengah dan MDMC Yogyakarta melakukan penguatan kompetensi dalam pengelolaan bencana dengan menggelar pelatihan bagi relawan di daerah itu. Diharapkan dengan pelatihan ini maka pemahaman dan kemampuan sumber daya MDMC akan semakin baik.
Ketua MDMC Aceh Tengah Yan Budianto menjelaskan, kehadiran MDMC dari D.I. Yogyakarta menjadi momentum untuk dilakukannya pembelajaran. Pelatihan kali ini diikuti 20 relawan Aceh Tengah terkait dengan management kebencanaan.
20 peserta berasal dari berbagai elemen Muhammadiyah di Aceh Tengah. Kegiatan berlangsung di Laboratorium Bahasan Kampus UMMAH di Takengon.
Zainal Abidin Spd. Mpd selaku pelaksana pelatihan yang juga Dekan Fakultas Ilmu Pendidikan Ummah Takengon mengatakan materi ini sangat penting sekali di pelajari dan diterapkan oleh masyarakat Aceh. Dengan pelatihan ini kita berharap ada rencana tindak lanjut, baik secara manajerial dan konseptual.
Ke depannya, MDMC Aceh Tengah lebih siap menghadapi bencana yang mungkin terjadi, kata Zainal Abidin.
(Syaifulh)







