TAKENGON-LintasGAYO.co : Setelah enam pekan paska bencana hidrometeorologi melanda Kabupaten Aceh Tengah, 26 November 2025 lalu, masyarakat Kampung Atu Singkih, Kecamatan Rusip Antara, akhirnya kembali bisa menunaikan shalat Jum’at.
Sebagaimana diketahui, bencana yang meluluhlantakan sebagian besar wilayah Aceh Tengah, membuat masjid Babul Ulum, di Atu Singkih, rusak parah.
Akibatnya, warga tak bisa menggunakannya untuk shalat 5 waktu dan shalat Jum’a.
“Alhamdulillah, akhirnya kita bisa kembali menggunakan masjid meski masih dalam keadaan bangunan darurat. Dan hari ini, kita laksanakan shalat Jum’at setelah 6 pekan bencana,” kata imem Kampung Atu Singkih, Tgk. Ikhwan, Jum’at 9 Januari 2026.
Kegembiraan masyarakat terpancar saat masjid darurat tersebut dipenuhi para Jama’ah.
Tgk Ikhwan mengatakan, pada Jum’at perdana paska bencana, pihaknya mengundang Ustaz Bardan Sahidi sebagai khatib sekaligus imam.
Usai melaksanakan shalat Jum’at para jamaah dan masyarakat lainnya, menikmati makan siang yang sudah disiapkan oleh relawan Hj Nana Khalid serta Hj Patimah dari Syamira Tour & Travel Haji Takengon, yang membagikan kain sarung dan Al-Qur’an.
Tgk Ikhwan mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu warga Atu Singkih, dalam menghadapi bencana dahsyat tersebut.
“Semoga kita sabar, di balik bencana pasti ada hikmahnya,” demikian Tgk. Ikhwan.
[Darmawan]







