YARA Minta Huntara di Tanah Gayo Dibangun dengan Standar Tsunami Aceh 2004

oleh

REDELONG-LintasGAYO.co : Yayasan Advokasi Rakyat Aceh (YARA) mendesak Danantara segera membangun hunian sementara (Huntara) bagi korban banjir bandang dan tanah longsor di daratan tinggi tanah gayo, khususunya Aceh Tengah dan Bener Meriah.

Desakan ini disampaikan karena hingga kini banyak korban bencana masih bertahan di posko pengungsian dengan fasilitas terbatas dan tanpa kepastian tempat tinggal.

YARA menilai Huntara tidak boleh hanya menjadi solusi darurat jangka pendek, melainkan bagian penting dari pemulihan fisik, sosial, dan psikologis bagi korban banjir dan tanah longsor.

“Pembangunan Huntara harus dirancang dengan pendekatan jangka menengah hingga panjang, sebagai fondasi pemulihan kehidupan korban,” kata Muhammad Dahlan, Perwakilan YARA Bener Meriah, Sabtu (4/1/2026).

Menurut Dahlan, hunian sementara yang layak akan memberikan rasa aman dan stabilitas, terutama bagi keluarga, ibu hamil, lansia, serta kelompok rentan. Tanpa perencanaan matang, Huntara justru berpotensi menimbulkan persoalan baru di bidang kesehatan, lingkungan, dan sosial.

YARA menegaskan pentingnya roadmap yang jelas dan berbasis data pemerintah daerah, dari Huntara menuju hunian tetap, agar korban tidak berlarut-larut hidup dalam ketidakpastian.

Selain itu, YARA meminta pembangunan Huntara mengacu pada standar penanganan pascabencana tsunami Aceh 2004 silam yang terbukti aman, layak huni, berkelanjutan, dan berorientasi pada kebutuhan sosial warga.

“Bencana ini bukan hanya soal kehilangan rumah, tetapi juga rasa aman. Karena itu, Huntara harus menghadirkan harapan dan mempercepat pemulihan kepada masyarakat,” pungkas Dahlan.

[FA]

Comments

comments

No More Posts Available.

No more pages to load.