TAKENGON-LintasGAYO.co : Seorang pria mengaku sebagai pegawai pada Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Aceh, telah melalukan penipuan terhadap sejumlah toke kopi di Aceh Tengah.
Hal ini disampaikan salah seorang toke kopi di Simpang Bogor, Kecamatan Pegasing, Aceh Tengah, Abdullah Ali, Sabtu 9 Maret 2024.
“Orang itu mengaku bernama Riswandi, ST. Beberapa waktu lalu, menemui saya, menawarkan bantuan tester kopi dan timbangan dari Disperindag Aceh,” kata Abdullah Ali.
“Namun, bantuan itu tidak gratis dia meminta sejumlah uang berkisar 1,2 Juta hingga 3,2 Juta rupiah, untuk biaya proposal,” tambahnya.
Ia pun mengaku, langsung percaya karena yang bersangkutan juga berkomunikasi menggunakan bahasa Gayo.
“Awalnya tidak ada kecurigaan bagi saya, dia mengatakan barangnya akan sampai dalam 7 sampai 10 hari. Namun, hingga batas waktu itu, barang yang dijanjikan tak kunjung datang,” jelasnya.
Abdullah mengatakan, bukan hanya dirinya yang telah menjadi korban penipuan. Hasil penelusurannya, sudah ada beberapa toke kopi di wilayah Aceh Tengah, yang menjadi korban.
“Beberapa toke saya tanyakan mereka juga jadi korban. Dan kepastian apakah orang itu benar bekerja di Disperindag Aceh, kamipun mengkonfirmasi ke Dinas Perdagangan Aceh Tengah, setelah di konfirm, ternyata yang bersangkutan memang sering melakukan penipuan,” katanya.
“Saya juga sudah menelepon yang bersangkutan, dan berjanji barangnya akan sampai, namun hingga saat ini belum ada,” tambahnya.
Abdullah melanjutkan, pihaknya akan membuat laporan ke Polisi usai megang Ramadhan 1445 H nanti.
“Setelah megang ini kita laporkan. Dan saya menyimpan rekaman CCTC ketika dia datang ke pabrik kopi saya,” ujarnya.
Ia pun menghimbau, kepada seluruh toke kopi di Aceh Tengah dan Bener Meriah, untuk tidak mempercayai apa yang ditawarkan oleh pelaku penipuan tersebut.
[Darmawan]





