TAKENGON-LintasGAYO.co : Jum’at, 28 Juli 2023 bertepatan dengan tanggal 10 Muharam 1445 Hijriyah, Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 3 Aceh Tengah menggelar kegiatan peringatan tahun baru Islam 1445 hijriyah dan santunan anak yatim di mushala madrasah tersebut.
Diawali dengan kegiatan membaca surah Yasin secara bersama-sama yang diimami oleh Kepala MAN 3 Aceh Tengah, Tgk Abu Mukmin, S.Pd.I dan dilanjutkan dengam taushiyah oleh Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Pegasing, Mahbub Fauzie, S.Ag.
Dalam ceramahnya Mahbub Fauzie menyampaikan hikmah-hikmah terkait peristiwa hijrah Nabi Muhammad Saw dari Mekkah ke Madinah.
Selain hijrah berarti perpindahan tempat, bahwa Rasul nerpindah dari Mekkah ke Yastrib (Madinah), hijrah juga perlu disingkap maknanya dari upaya perbaikan dalam hidup dan kehidupan ini.
“Hijrah mengandung makna spirit perbaikan. Semangat baru dalam dakwah Islam semakin berkibar dengan peristiwa hijrah Nabi dalam membangun peradaban Islam,” katanya.
“Aktualisai bagi kita terkait hijrah adalah, kita harus menanamkan semangat perbaikan. Dari yang tidak baik menjadi baik
Dari yang sudah baik menjadi lebih baik lagi,” tambahnya.
Katanya lagi, untuk itu semua harus diawali dengan niat yang baik. Niat ikhlas karena Allah Swt dan konsisten dengan kebaikan-kebaikan.
“Sebagai siswa-siswi, generasi harapan umat, harapan bangsa dan negara, para siswa-siswi MAN 3 Aceh Tengah harus bisa mengambil makna hijrah itu,” sebutnya.
Dari malas belajar menjadi rajin belajar. Perbaikan pola hidup, akhlak dan lainnya adalah upaya hijrah para pelajar. Jadilah anak-anak yang pandai belajar dari pengalaman.
Pahami dan sadari, orangtua telah menyekolahkan kita. Jangan kecewakan mereka. Pandai berterima kasihlah kepada mereka dengan menjadi pelajar yang baik.
“Puluhan tahun ke depan, kalian para siswa dan siswi pasti akan menjadi para pemimpin bangsa ini sesuai profesi dan kapasitas masing-masing. Mari, semangat hijrah hari ini mrnjadi kesadaran bersama,” katanya.
Manfaatkan kemudahan-kemudahan yang ada saat ini untuk pengembangan potensi diri. Jaga muda sebelum tuamu, jaga sempat sebelum sempitmu, jaga sehat sebelum datang sakitmu.
Mumpumg masih banyak kesempatan, lakukan hal-hal baik oleh kalian para pelajar. Agar kelak tidak menyesal.
Media seperti android, gadge dengan berbagai aplikasinya, gunakan dalam hal-hal positif yang dapat dijadikan pengembangan potensi diri. Jangan lalai dengan game-game yang dapat menyia-nyikan waktu dan kesempatan.
Demikian di antara taushiyah-taushiyah yang disampaikan oleh Penghulu KUA Pegasing itu sembari menekankan tentang perbaikan akhlak.
Usai taushiyah oleh Kepala KUA Pegasing, kegiatan dilanjutkan dengam santunan anak yatim. Anak yatim yang disantuni itu berasal dari para siswa dan siswi MAN 3 Tengah itu sendiri, yang dua orangtua atau satu diantaranya.telah tiada.
Sumber santunan anak yatim itu berasal dari sumbangan para guru dan siswa-siswi sesama mereka. Demikian ujar Abh Mukmin Kepala MAN 3 Aceh Tengah.
(Abu Alfaiz)





