[Puisi] Masih Adakah Harumnya Bunga Kupula : Zab Bransah
Rosli K. Matari
Aku tidak muda lagi,
tidak ada satu detik
tapak, waktu, dan usia ini
dapat bercantum balik
pada helai kalendar
yang hancur seperti pasir
tetapi aku selalu ingat,
membisik cinta
bulan pucat,
terkejut pohon kupala
itulah cinta,
diraikan oleh alam
semerbak bunga
indah, jernih kolam
tetapi cinta juga peristiwa
engkau menjadi lilin padam
waktu tetap pergi
seperti mengalir kali
sesekali,
kukenang kau lagi
masih adakah harumnya
bunga kupala?
Malaysia, 2022
Rosli K. Matari berasal dan menetap di Kubang Kerian, Kota Bharu, Kelantan (Malaysia). Penyair ini dikurnia anugerah gelar Sasterawan Negeri Kelantan pada tahun 2020. Pada 2021 pula sebagai penerima Anugerah Penulis Asia Tenggara (S.E.A. Writer) dari Kerajaan Thailand. Salah satu kumpulan puisi terkemukanya khusus mengenai Indonesia ialah ‘Matahari Itu Jauh’ (ITBM: 2015). Kumpulan ini mengungkapkan kembara, sepanjang kunjungannya, melewati Medan, Sipiso-piso, Penatapan, Kabanjahe, Brastagi, Simarjarunjung, Danau Toba dan Samosir. [SY-Za]







