M. Din : Meraup Rupiah dari Budidaya Lumut

oleh

TAKENGON-LintasGAYO.co : Salah seorang warga Sadong Juru Mudi, Kecamatan Bebesen, Aceh Tengah, M. Din berhasil membangun usaha dari budidaya lumut.

Saat disambangi beberapa waktu lalu, M. Din mengaku telah membuat usahanya tersebut sejak beberapa tahun lalu, hingga pundi-pundi rupiah berhasil diraupnya.

Sebagaimana diketahui, lumut saat ini menjadi salah satu alat yang digunakan sebagai umpan pancing ikan nila.

Keberadaannya kini terus dicari oleh para pemancing mania, hingga muncul inisiatif dari M. Din untuk membuat usaha dari budidaya lumut.

M. Din mengatakan, dirinya mampu menjual rata-rata 20 bungkus lumut perhari. Dengan harga perbungkus Rp. 10.000,- artinya dia keuntungan 200 ribu rupiah rata-rata perhari.

Uniknya lagi, lumut yang dibudidayakan oleh M. Din memiliki ciri khas dengan aroma seperti buah sawo. Ketika ditanya apakah ada campuran, M. Din mengaku tidak ada.

“Ini murni dari alam, tidak ada dicampur dengan lain-lain,” tegasnya.

Ia mengaku, budidaya lumut disebuah kolam miliknya tersebut terus berkembang. “Kalau sering dipanen, maka lumutnya semakin banyak. Alhamdulillah juga tidak pernah hilang,” tandasnya.

Bagaimana M. Din memanen lumutnya, saksikan video berikut :

[Darmawan]

Comments

comments