Reuni Alumni PA Budi Luhur, Pembangunan Panti Asuhan di Bener Meriah Disepakati

oleh

Kemarin, minggu 07 Maret 202, Alumni Panti Asuhan Budi Luhur Takengon Aceh Tengah sejak angkatan pertama sampai angkatan terakhir, mengadakan reuni di kampung Bale Atu kec. Bukit kab. Bener Meriah prov. Aceh.

Baiksyah, seorang tokoh Pemuda asal kecamatan Linge yang juga merupakan alumnus Panti Asuhan Budi Luhur, kepada media ini menyampaikan kalau acara yang dibuka oleh Bintara Lingga yang juga alumnus Budi Luhur ini berlangsung khidmat dengan diawali l pembacaan doa yang disampaikan oleh Abdullah. Doa tersebut secara khusus ditujukan pada almarhum Muchtaruddin alumnus Budi Luhur yang juga mantan ketua KIP kab. Bener Meriah.

Rata-rata alumni Panti Asuhan Budi Luhur yang hadir di acara ini terlihat begitu haru bertemu dengan abang-abang dan kakak-kakak serta adik-adik lintas generasi. Tidak sedikit yang benar-benar meneteskan air mata, terutama ketika bertemu Syamsuddin AS, mantan bapak pengasuh Panti Asuhan Budi Luhur yang sekarang memimpin Panti Asuhan Yayasan Noorden yang didirikan di atas tanah pribadinya di kampung Dedalu.

Ini bisa dimaklumi karena selain pernah 13 tahun menjadi pengasuh Panti, Syamsuddin juga menghabiskan masa kecilnya di Panti Asuhan Budi Luhur karena ayahnya, almarhum Tgk. Ashaluddin juga pernah menjadi pengurus panti asuhan ini selama 27 tahun. Jadi mereka yang bertemu dengannya, yang muda memandangnya sebagai ayah, sedangkan generasi yang lebih tua memandangnya sebagai adik atau abang.

Sementara itu, para alumni yang tidak dapat hadir di acara ini menyatakan rasa menyesal dan sangat kecewa karena tidak dapat hadir di acara yang sangat langka terjadi ini, salah seorang alumnus Budi Luhur yang menyatakan rasa menyesal dan kecewanya kepada media ini adalah Win Wan Nur yang terpaksa tidak dapat hadir di acara ini karena sehari sebelum acara ini berlangsung, dia harus terbang ke Jakarta untuk sebuah pekerjaan yang tak bisa diwakilkan.

Dalam acara yang berlangsung di Aula gedung Pusaka Linge ini dihadiri oleh para alumni Panti Asuhan Budi Luhur, sejak panti asuhan ini mulai berdiri di tahun 1948 sampai maret 2021 ini.

Untuk mengenang apa yang dulu mereka jalani, sebagai anak yatim yang beruntung mendapat kasih sayang, pemenuhan kebutuhan sehari-hari dan melanjutkan pendidikan berkat adanya panti.

Keluarga besar panti asuhan Budi Luhur yang beberapa di antaranya sekarang sudah sangat sukses, bertekad mendirikan Panti Asuhan di kabupaten Bener Meriah, canbang di kabupaten Bener Meriah ini yang yang namanya tak jauh beda dengan di kab. Aceh Tengah.

Demi mengenang Panti Asuhan yang pernah menjadi rumah mereka dan menjadikan mereka bisa menjadi seperti sekarang ini, para alumni ini sepakat untuk tetap melekatkan nama “Budi Luhur” di panti asuhan yang akan didirikan nanti.

Setelah melalui proses tarik ulur atas beberapa usulan nama, mulai dari Budi Luhur II, Akhlak Budi Luhur dan seterusnya, akhirnya para alumni Budi Luhur menyepakati nama”Panti Asuhan Budi Luhur Insani” yang akan digunakan sebagai nama Panti Asuhan yang akan mereka dirikan di Bener Meriah ini.

Sebagai tahap awal, alhamdulillah sudah ada lahan seluas 2 rante yang letaknya berdekatan dengan Bandara Rembele.

Di atas tanah yang dihibahkan oleh Fauzi Muhda alumnus Budi Luhur yang juga mantan reje selama 2 periode di kampung Bale Atu kab. Bener Meriah inilah rencananya gedung Panti Asuhan ini akan dibangun.

Dalam pertemuan ini pula muncul wacana pengurusan Akte Notaris yayasan dengan modal awal yang sudah terkumpul sebanyak 50 juta yang semuanya berasal dari hasil sedekah para alumni panti asuhan Budi Luhur.

Para alumni Panti Asuhan tertua di Tanoh Gayo ini sangat berharap ide ini nantinya benar-benar bisa terlaksana.

Untuk mewujudkan rencana ini, dukungan dari berbagai pihak, terutama Pemkab Bener Meriah tentu sangat diharapkan. Karena selama ini memang kabupaten Bener Meriah yang sudah berdiri beberapa waktu, memang belum memiliki panti asuhan untuk menampung anak-anak yatim yang kurang beruntung sebagaimana mereka dahulu.

[Darmawan]

Comments

comments