Penjaga Hutan, Tagline Suara Perempuan Untuk Senyum Generasi Hijau Menggema di Bener Meriah

oleh

REDELONG-LintasGAYO.co : Bupati Bener Meriah, Abuya Tgk. H. Sarkawi mengatakan saat ini peran perempuan di bidang kehutanan masih menghadapi banyak kendala karena hutan itu dipandang sebagai dunia laki-laki yang membutuhkan kekuatan fisik.

Hal itu, disampaikan saat diskusi yang digelar oleh Forum Perempuan Penjaga Sumber Daya Alam (FP2SDA) bekerjasama dengan Yayasan Hutan, Alam dan Lingkungan (HAKA) di Kampung Damaran Baru, Kecamatan Timang Gajah, Selasa 17 November 2020.

Padahal menurut Abuya, sektor kehutanan saat ini justru banyak diwarnai kepemimpinan perempuan. “Menteri LHK adalah seorang pemimpin perempuan, dan jajaran eselon-nya juga banyak diisi oleh perempuan,” tegas Abuya.

“Mereka berperan sentral dalam proses pengambilan keputusan, negosiasi internasional, kegiatan tekhnis kehutanan, dan ujung tombak pengelolaan di tingkat dasar,” ungkapnya.

Dengan tagline, #Suara Perempuan Untuk Senyum Generasi Hijau, itu berarti perempuan harus berperan signifikan dalam mewujudkan hutan lestari. Di level konsumen, peran perempuan dalam mengatur konsumsi keluarga yang sangat vital dan menjadi penentu, dengan memilih hanya produk yang memiliki label lestari.

“Hutan yang ada di Kampung Damaran Baru ini memiliki potensi untuk membawa manfaat positif bagi perempuan dan juga laki-laki jika dirancang dengan baik. Sebagai pengguna primer dan pengelola hutan, perempuan sangat bergantung pada hutan untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga dan kebutuhan lainnya,” tegas Abuya.

“Jadi perempuan dan laki-laki harus egaliter bekerja sama dengan baik di Gayo, terkait dengan program hutan ini,” tambah Abuya.

Menurutnya, walauaun kawasan hutan merupakan kewenangan dari Kementerian tapi ada pola dan cara lain yang dapat ditempuh, yaitu dengan menjalin kerjasama guna pembentukan kawasan-kawasan hutan yang dikelola masyarakat seperti di Damaran Baru, dimana Hlhutannya tetap lestari tetapi hasilnya bisa dimanfaatkan masyarakat sekitar.

“Ekowisata seperti ini akan terus kita dorong karena kita memiliki potensi wisata yang sangat luarbiasa, oleh karena itu kita akan melaksanakan pelatihan-pelatihan agar potensi ini kita dapat berkembang, Pemkab Bener Meriah siap bekerjasama dengan masyarakat untuk menjaga hutan sesuai dengan kewenangannya,” tegas Abuya.

[SP]


Ikuti channel kami, jangan lupa subscribe :

Comments

comments