Perampok Beraksi di Tambang Lumut Linge, 3 Orang Babak Belur Diamuk Massa : 1 Meninggal Dunia

oleh

TAKENGON-LintasGAYO.co : Perampokan dan penganiayaan terjadi di kawasan tambang rakyat, Lumut, Kecamatan Linge, Kabupaten Aceh Tengah.

Reje Lumut, Surya Effendi saat dihubungi LintasGAYO.co, Senin malam 29 Juni 2020 membenarkan peristiwa itu.

Dijelaskan Surya, kawanan perampok yang diketahui berjumlah 4 orang mendatangi kios yang berada di kawasan pertambangan yang jauh dari pemukiman warga.

“Mereka (perampok) datang pada Sabtu kemarin. Semua orang di kawasan pertambangan tak menaruh curiga apapun kepada empat orang yang datang, lantaran salah satu dari mereka yang bernama Nordinansyah sangat dikenal oleh pekerja tambang,” katanya.

“Nordiansyah, pernah bekerja disana dan stop bekerja pada saat menjelang lebaran Idul Fitri lalu, karena hendak pulang kampung ke Aceh Tenggara,” tambahnya.

Ia menambahkan, Nordiansyah melancarkan aksinya pada malam itu juga dengan menyekap pemilik kios bersama istrinya, uang 70 juta rupiah raib bersama kalung dan cincin emas seberat 30 gram, serta barang-barang lainnya.

“Kawanan perampok sempat ingin melakukan pembunuhan, namun pemilik kios melawan hingga tangannya dibacok dengan senjata tajam, kemudian para perampok itu mengikat keduanya,” terang Surya Effendi.

Usai menjalani aksinya, kawanan perampok itu kemudian meninggalkan lokasi. Pemilik kios berusaha melepas ikatannya, setelah berhasil melepas, kemudian langsung melaporkan kejadian itu ke tetangganya, kemudian baru tetangganya itu segera melaporkan kepada warga.

Setelah itu, warga kemudian melakukan pengejaran, sebagian warga berjaga-jaga di jalan Takengon-Blangkejeren. “Kami juga langsung melaporkan kejadian ini ke Bhabinkamtibmas,” katanya.

Kawanan perampok akhirnya dipergoki warga saat hendak melarikan diri. Melihat ada warga yang mengejar, kawanan perampok kemudian meninggalkan sepeda motornya kemudian berlari ke arah hutan.

“Warga dan polisi akhirnya melakukan pencarian, pada minggu kemarin dua orang perampok berhasil ditemukan yakni bernama M Izar dan Sadikin, keduanya juga warga Aceh Tenggara.

“Kedua perampok ini sempat diamuk massa, dan kemudian kita serahkan ke Polisi,” katanya.

Dikatakan Reje Lumut, masih ada dua kawanan perampok yang masih bersembunyi di hutan. Warga dan polisi yang masih terus mencari keberadaan perampok itu, akhirnya menemukan satu diantara dua yang masih melarikan diri.

“Sore tadi, Nordiansyah berhasil ditemukan dari persembunyiannya. Warga juga sempat mengamuk, hingga kondisinya babak belur, kemudian diserahkan ke aparat kepolisian,” katanya.

“Nordiansyah saat ini sudah meninggal dunia, karena warga marah dengan aksinya itu. Ia sempat dirawat sebelum meninggal. Saat ini masih ada seorang perampok yang terus dicari oleh warga, ia diketahui bernama Bainuddin yang juga mantan pekerja tambang asal Aceh Tenggara masih dilakukan pencarian,” tandas Reje Lumut.

Hingga berita ini diterbitkan, LintasGAYO.co belum berhasil memperoleh keterangan dari pihak Kepolisian atas kasus perampokan tersebut.

[Redaksi]

Comments

comments