Kecelakaan Saat Padamkan Api di Umang, ini Penjelasan BPBD Aceh Tengah

oleh
Kepala BPBD Aceh Tengah, Johari
Kepala BPBD Aceh Tengah, Jauhari

Takengon-LintasGayo.co : Meninggalnya Muslim Arigayo alias Ari setelah mengalami kecelakaan saat upaya pemadaman api saat kebakaran di Laboratorium Koperasi Ketiara di Umang Takengon, Senin 11 Juli 2016 lalu meninggalkan duka mendalam. Tak hanya keluarga namun juga jajaran Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Aceh Tengah yang membawahi Unit Pemadam Kebakaran (Damkar).

“Saya mewakili jajaran menyatakan turut berduka atas kejadian ini, semoga amal ibadah Almarhum Muslim Ariga diterima Allah SWT dan diberi ampunan atas segala dosa,” ungkap Kepala BPBD Aceh Tengah, Jauhari Rabu 13 Juli 2016.

Lebih jauh Johari menjelaskan kronologi kejadian tersebut. “Jalan di depan lokasi kejadian agak menurun dimana mobil Damkar parkir dan melakukan penyiraman ke kobaran api. Sesuai SOP (Standard Operating Procedure) sopir tidak meninggalkan setir,” kata Jauhari.

Kejadian selanjutnya, saat api belum berhasil dipadamkan tiba-tiba kabel listrik yang masih belum padam terputus dan menimbulkan api karena kabel positif dan negatifnya saling beradu.13567297_1170903092954105_4770907880619509359_n

“Untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan akibat kabel tersebut, sopir segera memundurkan mobil Damkar dan saat itu korban (Ari) ternyata berada di belakang Damkar dan berupaya menghindar namun searah dengan Damkar dan kecelakaan itupun terjadi,” ungkap Jauhari.

Atas kejadian ini, Johari menyatakan tidak menyalahkan siapapun karena sudah kehendak Yang Maha Kuasa, “tentunya semua kita ingin agar kobaran api segera dipadamkan terlebih para petugas Damkar,” tandasnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, Muslim Arigayo menghembuskan napas terakhir di RSU Adam Malik Medan bertepatan dengan waktu Maghrib, Selasa 12 Juli 2016 dan dikebumikan di Umang, Rabu 13 Juli 2016.

Anak laki-laki satu-satunya dari Reje Kampung Umang ini sempat dilarikan ke RSU Datu Beru Takengon sebelum dirujuk ke Medan. (Kh)

Muslim Ari Gayo
Muslim Ari Gayo

Comments

comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.