Banda Aceh-LintasGayo.co : Puteri Parawisata Indonesia 2013 Nabila Sabrina disela-sela
Putri parawisata asal Semarang tersebut menuturkan jika ini adalah kali kedua ia mencoba menggunakan hijab. Setelah yang pertama saat peringatan 10 tahun Tsunami Aceh 26 Desember 2014 lalu.
Putri parawisata 2013 tersebut berharap agar remaja-remaja di Aceh jangan meninggalkan jilbab. Karena jilbab di Aceh adalah identitas kaum wanita di Provinsi ujung Sumatera. Dia menilai, Aceh adalah objek wisata islami dan hijab merupakan salah satunya.
Amatan LintasGayo.co, sebelum dilakukan sesi pemotretan. Nabila disarankan menggunakan hijab, namun ia sempat kebingunan mengenakannya. Dia mengaku tak pandai menggunakannya dan duta Parawisata 2010 Ardi Pradita mengenakan jilbab untuknya.
“Saya sempat kesulitan memakai jilbab namun setelah dibantu oleh Ardi Pradita wakil duta Parawisata asal Bener Meriah jilbab saya jadi deh,” kata Nabila.
Setelah prosesi pemotretan selesai, Nabila juga diajak mencicipi mie Aceh Rajali dan Kopi Arabia Gayo di Sada Coffee. Serta mengunjungi mesium tsunami dan dan anjungan Bener Meriah di Taman Ratu safiatuddin didampingi Ikatan Beru Bujang Gayo Bener Meriah (IBBG-BM).
(Sengeda Kale | DM)